Keluarga Korban 'Tragedi Pantai Kawis' Tabur Bunga di Lokasi Kejadian

Tak Berkategori

Minahasa – Mengenang peristiwa memilukan yang menelan sembilan korban jiwa, dalam tragedi pantai Kawis pecan lalu, keluarga dan kerabat sembilan Remaja GMIM Sentrum Lilingaan Tondano, Rabu 29 Mei 2013 mendatangi lokasi kejadian untuk tabur bunga, sekaligus malakukan ibadah singkat.


Dari pantauan CSN, keluaraga dan kerabat dengan mengunakan kendaraan roda dua dan empat menuju lokasi kejadian, start dari Tondano sekitar pukul 09.00 wita.


Tiba di lokasi kejadian, luapan kesedihan keluarga pun tak dapat dibendung. Dengan meneteskan air mata, ratusan pengunjung tersebut menatap lokasi yang menjadi tempat kejadian naas tersebut.


Beberapa orang tua korban bahkan sempat turun ke pantai untuk berenang guna merasakan kondisi arus serta lokasi meninggalnya para remaja tersebut.


Usai menyaksikan dari dekat situasi dan kondisi lokasi, keluarga kemudian menggelar ibadah untuk mendoakan para korban dilanjutkan dengan menabur bunga untuk melepas kepergian para remaja tersebut.


Keluarga korban kemudian membuat replika kuburan para korban diatas pasir korban dan memasang foto para korban.


“Melihat dari dekat lokasi kejadian, sempat merasakan suasana ketika kejadian meski tak melihatnya secara langsung. Kami sangat sedih melihat langsung lokasi yang merengkut nyawa para remaja. Namun, keyakinan kami sebagai umat yang percaya, hal itu adalah rencana Tuhan yang indah bagi keluarga yang di tinggalkan,” ujar Carren Pandeiroth, salah satu Pembina remaja GMIM di Tondano.  

Usai acara tersebut, keluaraga korban kemudian beranjak kembali ke rumah dengan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Polres Minahasa.

Tinggalkan Balasan