Minahasa – Kondisi ruas jalan mulai dari pertigaan Tataaran Dua Kecamatan Tondano Selatan atau tepatnya di dekat Stadion mini Universitas Negeri Manado di Tondano, menuju arah Kecamatan Remboken, mulai dikeluhkan warga. Pasalnya, semenjak dilakukan pelebaran medio 2014 lalu, hingga pertengahan tahun 2015 ini ruas jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.
“Ruas jalan dari Tataaran menuju Remboken ini merupakan akses bagi masyarakat Tondano yang akan menuju ke Kawangkoan dan Langowan bahkan ke daerah Mitra maupun sebaliknya, namun kondisinya saat ini masih rusak pasca dilakukan pelebaran tahun lalu. Kami berharap ini segera mendapat perhatian pemerintah untuk segera diperbaiki,” kata salah satu tokoh masyarakat Tataaran, Herman Undap, sembari mendesak agar kondisi ini segera diperhatikan oleh pemerintah setempat melalui instansi teknis terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Minahasa.
“Bila belum tertata dalam APBD induk tahun ini, maka alternatif harus dimasukan dalam APBD Perubahan,” pinta mantan anggota DPRD Minahasa periode 2009-2014 ini.
Sementara, terkait hal ini, Kepala Dinas PU Minahasa, Ir Jhon Kussoy MT, ketika dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Bina Marga, Novry Ade Lontaan ST, Jumat (12/06) mengatakan, pembangunan pada ruas jalan tersebut segera dilakukan pertengahan tahun ini, menggunakan dana DAK tambahan 2015 dari APBN.
“Dana DAK tambahan sebesar Rp 60 Miliar bagi Dinas PU Minahasa untuk pembangunan infrastruktur jalan dan infrastruktur lainnya sudah ada dan siap digunakan. Dalam waktu dekat kami akan melakukan tender untuk ruas-ruas jalan yang perlu mendapat perhatian termasuk ruas jalan Tataaran-Remboken dan ruas jalan lainnya,” ujar Lontaan.(fernando lumanauw)




















