Korupsi Sertifikasi Guru Manado, Kajari : Satu Bulan Rampung

Manado – Kasus dugaan penyelewengan dana yang terjadi di Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) kota Manado, terus di godok Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado.
Kasus yang sangat merugikan para guru tersebut mendapatkan respon dari, Kepala Kejari, Yudi Handono SH MH, yang merasa sedih akibat ulah orang yang tidak bertanggungjawab, sehingga hak guru tersebut disunat.
“Guru kan cuma mengharapkan gaji, mereka itu tidak punya proyek, terus bagaimana kalau hak mereka diambil, mau makan apa mereka,”katanya dengan raut muka yang memancarkan kekecewaan.
Dirinya (Kajari), berjanji kasus ini akan diselesaikan satu bulan terakhir ini. Sebab dari hasil penggeledahan baru-baru ini di Diknas Manado, telah mendapatkan hasil dimana ada beberapa item yang disinyalir adanya tidak korupsi.
“Kami akan berusaha untuk mengungkap kasus ini dalam sebulan terakhir kedepan, sebab kan sudah ada satu tersangka, tinggal bagaimana mengembangkannya,”ujarnya.
Lanjut Handono, yang menjadi pokok permasalahn sehingga kasus ini terungkap, dimana ada beberapa guru yang sudah pensiun, atau pindah, namun namanya masih ada untuk menerima dana sertifikasi tersebut.
“Ini kan aneh, kalau sudah pensiun nda usahlah ditulis namanya. Kalau itu dikasi nda apa-apa, tapi nda tahu uangnya lari kemana,”ungkapnya.
Kajari pun berjanji, jika akan ada tersangka baru maka segera akan ditetapkan. Namun saat ini masih dalam pengembangan.(Ay)

Tinggalkan Balasan