Minsel – Setelah menyelesaikan tahapan pileg dan pemilihan presiden. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Selatan bersiap menghadapi pelaksanaan pilkada yang akan dihelat pertengahan tahun 2015.
Fanley Pangemanan kepada wartawan menyatakan , KPUD sementara menata tahapan persiapan pilkada. “Setelah tahapan persiapan, masuk ke tahapan kedua yakni pelaksanaan dan tahapan ketiga penyelesaian,” ucapnya.
Dikatakan Pangemanan, saat ini KPUD Minsel tengah mempersiapkan administrasi pendukung sambil menunggu ketetapan yang akan dilegitimasi KPU Provinsi Sulut. “Jadi kami menunggu petunjuk dari provinsi untuk pendaftaran calon pada pilkada tahun depan,” tandasnya.
Sementara itu banyaknya golput pada pilpres Juli lalu, Pangemaman menuturkan, pihaknya sudah berusaha agar semua warga menyalurkan hak demokrasinya. “Kami sudah melakukan beberapa kegiatan sebelum pilpres di antaranya melalui sosialisasi kepada warga,” katanya.
Sosialisasi ini yakni bertemu langsung dengan warga maupun melalui baliho-baliho yang dipasang di tempat-tempat umum. Namun walaupun sudah berusaha semampunya tingkat golput diakui Pangemanan masih tetap saja tinggi.
“Kami akan berusaha agar di Pemilukada tahun 2015 nanti tingkat golput akan berkurang dari pilpres tahun ini. Kami akan berusaha semampunya,” katanya.
Diutarakanya pada pileg 9 April lalu tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih wakilnya di kursi dewan terbilang tinggi. “Kalau di Pilpres ada 85 persen warga yang memilih tapi di pilpres hanya 71,9 persen,” katanya.
Dikatakannya, secara keseluruhan daftar Pemilih tetap di Kabupaten Minsel berjumlah 168.844 orang. “Kami bersyukur proses pilpres di daerah ini sudah berjalan dengan baik,” katanya.(jufan)
























