Minahasa – Sebagai ujung tombak pemerintahan terbawah, kapasitas kepemimpinan Hukum Tua (Kumtua) terus dilatih dan diasah agar mampu menjalankan pemerintahan di desa secara maksimal.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi Kumtua se-Minahasa, bertempat di Hotel Mercure Tateli, Selasa (08/11).
Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah Minahasa Frits Muntu SSos, didampingi Kepala Dinas PMD Jeffry Tangkulung SH MAP dan Kaban BKPSDM Drs Moudy Pangerapan MAP.
Dalam sambutannya, Sekda Muntu mengatakan, Pemkab Minahasa telah menetapkan arah kebijakan pembangunan daerah melalui dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023, yang merupakan implementasi dari visi, misi, program unggulan, sasaran prioritas, serta Nawacita R3D dari Bupati dan Wakil Bupati Minahasa.
“Dalam rangka menopang implementasi Nawacita R3D, khususnya Nawacita ke-3, yaitu “Mewujudkan pengembangan kewilayahan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan”, maka berbagai program pemberdayaan telah ditetapkan pula, di antaranya bertujuan untuk “meningkatkan jumlah desa berkembang dan desa mandiri menuju desa maju,” kata Sekda.
Lanjut kata dia, sesuai hasil pendataan menggunakan indikator Indeks Desa Membangun (IDM), di Kabupaten Minahasa terdapat 29 desa berkembang dan 105 desa mandiri. yang masih harus mendapatkan perhatian agar dapat meningkatkan statusnya menjadi “desa mandiri”.
“Untuk mewujudkan hal-hal tersebut, maka dibutuhkan pemerintah desa yang handal dan profesional. Pemerintah desa yang memiliki kompetensi yang baik, terutama dalam hal pemahaman tentang tugas pokok dan fungsinya, memiliki wawasan, pengetahuan, dan ketrampilan, sangatlah dibutuhkan agar mampu memberikan kontribusi optimal dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang baik, serta mampu untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemahaman yang baik terhadap tugas pokok dan fungsi pemerintah desa sesuai ketentuan yang ada, tentu saja diharapkan akan menjadikan pemerintah desa yang dapat bekerja lebih terarah, serta mampu mengaktualisasikan tugasnya secara konkrit.
“Sehubungan hal-hal tersebut, maka untuk mengoptimalkan peran Perangkat Desa, maka perlu adanya upaya pembinaan dalam rangka peningkatan kapasitas, sebagaimana kegiatan yang akan dilaksanakan saat ini. Oleh karena itu, mengingat pentingnya kegiatan ini, Saya berharap saudara-saudara dapat mengikuti seluruh penyampaian materi dengan baik, dan mendiskusikan hal-hal yang masih perlu untuk dipahami dalam pelaksanaan tugas-tugas ke depan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(fernando lumanauw)




















