Lantang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Manado – Joni Lantang (65), warga Kelurahan Paniki Dua , Lingkungan IV, Kecamatan Mapanget Kota Manado, Rabu (19/11) pagi, sekitar pukul 08.00 WITA, ditemukan tewas tergantung dengan dililit tali nylon berwarna biru di bagian leher.

Korban sendiri pertama kali ditemukan Jefry Lantang yang tak lain adalah anak korban. Pagi itu Jefry ke dapur untuk mengambil sesuatu, betapa terkejutnya ia ketika melihat ayahnya sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan keadaan tergantung di bagian dapur rumahnya.

“Melihat hal itu saya langsung berteriak dan memanggil saudara saya untuk menyaksikan jasad ayah saya yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” kata Jefry dengan mata berkaca-kaca.

“Saya tidak menyangka kalau ayah saya meninggal dengan cara seperti ini,” sambungnya dengan ditemani dua saudaranya.

Sementara dari informasi yang diterima Cybersulutnews.co.id, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena mengalami sakit lumpuh yang tak kunjung sembuh akibat kecelakaan yang dialaminya beberapa waktu lalu.

Mendengar kejadian tersebut, Polsek Mapanget yang dipimpin langsung Kapolseknya, AKP Alfrets Tatuwo langsung menuju ke lokasi kejadian, kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah mendapat informasi kita langsung turun ke lokasi. Berdasarkan data yang kami peroleh korban meninggal murni gantung diri, sebab dari hasil olah TKP tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” beber Tatuwo.

Ditambahkan tatuwo, pihak keluarga tidak mengijinkan jasad korban untuk diotopsi.

“Katanya jasad korban akan langsung disemayamkan di Tondano Kayu Besi pada besok hari.Makanya pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi,” tutup Kapolsek yang dikenal akrab kalangan pers ini. (jengken manolong)

Tinggalkan Balasan