Manado – Tragedi 5 Maret 2014 tak bisa dilupakan civitas akademika Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Peristiwa apakah itu ? Sejarah terkelam selama Unsrat Manado berdiri dengan tawuran serta pembakaran ruang kampus Fatek. Aksi damai dilakukan mahasiswa Fatek dari beberapa jurusan pada 5- 6 Maret 2015 ini.
“Aksi damai tersebut guna memperingati peristiwa duka yang sempat menodai nama baik Unsrat,” kata Gerald Mamangkey salah satu orator dalam orasinya meminta kepada seluruh civitas akademika Fatek Unsrat untuk tetap mengingat peristiwa tragedi 5 Maret 2014 itu.
Terangnya pula, dia juga menegaskan kepada seluruh teman-temannya agar tidak mengenang peristiwa tersebut dalam konteks negatif dalam artian ‘balas dendam’.
“Walaupun kita sudah memaafkan, namun kita tidak boleh melupakan peristiwa ini. Kita mengadakan aksi ini juga bukan untuk membakar semangat balas dendam sesama mahasiswa, namun kita harus mengingat dengan baik-baik bahwa peristiwa ini hanyalah permainan beberapa Oknum yang mempunyai kepentingan tertentu dan dengan teganya mengorbankan mahasiswa,” jelasnya, sembari mengingatkan kejadian kelam itu untuk tidak terjadi lagi di masa depan.(ricard rimbing)




















