Minahasa – Perilaku membuang sampah sembarangan oleh sejumlah masyarakat di Kabupaten Minahasa secara khusus di Kota Tondano, nampaknya masih kental.
Kurangnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya ini dibuktikan dengan masih banyaknya sampah berserakan di berbagai lokasi, seperti di selokan atau drainase, saluran irigasi serta sejumlah tempat lainnya.
Saat hujan tiba seperti sekarang ini, tak heran bila sampah-sampah yang dibuang sembarangan ini kemudian menyebabkan saluran air tersumbat dan menyebabkan banjir.
Perilaku masyarakat ini disesalkan Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa, Dr Christian Vicky Tanor MSi. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sehat dan bebas dari sampah nampaknya memang masih kurang.
“Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan masih sangat rendah. Seperti contoh, ketika kami sedang kerja bakti di saluran irigasi Toubeke Tataaran tadi pagi (Kemarin, red), ada warga yang membawa satu karung sampah dan seenaknya langsung membuang sampah tersebut dilokasi itu. Bahkan, teguran kami agar tidak lagi membuang sampah dilokasi itu, tidak dihiraukannya,” ungkap Tanor, saat ditemui Senin (10/11) kemarin.
Untuk itu, dirinya memohon kepada masyarakat untuk tidak menjadikan saluran irigasi dan selokan menjadi tempat membuang sampah.
“Kami menghimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, supaya dapat tercipta lingkungan yang bersih dan sehat, sehingga kita bisa terhindar dari penyakit dan berbagai dampak negatif lainnya,” ujarnya.(fernando lumanauw)




















