Manado – Apes dialami perempuan Gledis (23), Warga Malalayang Kota Manado. Bermaksud meminta dibelikan motor, malah dianiaya lelaki MS (22), warga Bumi Nyiur, hingga babak belur, pada Sabtu (19/02) malam lalu.
MS pun akhirnya harus berurusan dengan Polisi karena dirinya dibekuk Unit Buser dan Tim Opsnal Polresta Manado, di rumahnya pada Senin (21/02) sekitar pukul 02.30 WITA,”
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast pun membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penganiayaan itu terjadi di Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, Manado Kota Manado, Sabtu (19/02) malam.
Informasi diperoleh, pelaku dan korban bernama Gledis (23) ini ternyata sudah tinggal bersama dan mempunyai anak, namun belum ada ikatan pernikahan. Kombes Abast menerangkan, kejadiannya terjadi di rumah pelaku, sekitar pukul 22.00 WITA.
“Pemicunya, pelaku yang tidak bekerja minta dibelikan sepeda motor oleh korban. Namun korban mengatakan belum punya uang karena belum menerima gaji,” jelasnya.
Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, pelaku marah lalu menganiaya korban. “Pelaku mencekik leher, lalu membekap wajah korban menggunakan bantal, kemudian juga memukul wajah dan kepala korban berulang-ulang,” terangnya.
Penganiayaan tersebut mengakibatkan korban mengalami bengkak di kepala, luka gores di leher, dan memar di bagian pundak kiri serta tangan kanan.
Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, saat akan ditangkap pelaku berupaya memprovokasi warga sekitar dengan cara berteriak-teriak agar keluar rumah, namun tidak ada warga yang terprovokasi.
“Pelaku lalu diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(fernando lumanauw)




















