Bupati juga mengatakan, Pemkab Mitra akan mendukung kegiatan ini, baik di tingkat kabupaten, propinsi sampai tingkat nasional. Tak itu saja, Mitra juga siap menjadi tuan rumah tingkat propinsi Sulut tahun 2017. “Saya siap memberikan rekomendasi untuk kesiapan menjadi tuan rumah,” tukas bupati.
Pada kesempatan itu juga, paduan suara GMIM Damai Belang membawakan kidung rohani. Adapun peserta yang ikut berjumlah 96 peserta. “Apresiasi luar biasa dari umat Muslim atas perhatian yang luar biasa besar dari Pemkab Mitra dalam hal inbi bupati dan wakil bupati,” ujar Artly Kountur S.Sos, selaku panitia pelaksana.
Hadir Wakil Bupati Ronald Kandoli, Wakapolres Kompol Jeferson Palit,Kakan Kemenag Mitra Syaiful Bongso,Ketua MUI Mitra Ishak Entoma, FKUB Pdt Olden Maliota, Asisten III Ir Elly Sangian, Staf Ahli Drs Jotje Wawointana, para imam masjid se-Mitra, serta peserta/kafilah dari 7 kecamatan keimaman se-Mitra.(Jay)
MTQ ke-XXV Kabupaten Mitra, “Harmoni Dalam Keberagaman”
MITRA– Diawali dengan pemukulan bedug, Bupati James Sumendap SH, Senin (29/4/2014) bertempat di halaman kantor Kecamatan Belang, membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXV Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), yang akan berlangsung 28-30 April 2014.
Bupati sendiri berharap lewat kegiatan yang mengangkat tema “Harmoni Dalam Keberagaman”, akan menjadi momentum bagi kita semua untuk berjalan beriringan tanpa memandang kelompok atau agama minoritas dan mayoritas.
“Tujuan kita adalah bersama bersatu memberi yang terbaik dalam membangun Mitra lebih sejahtera. Harapan saya, kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Dan kepada dewan hakim, kiranya diberi hikmat dalam menyeleksi para kafilah yang mengikuti lomba,” pesan Sumendap.


























