
Mitra-Dampak lain dari musim kemarau yang mulai nampak saat ini,menurut Jhon Surentu,pedagang daging babi,yakni,kurangnya pihak pembeli beberapa pekan terakhir.
Surentu yang mengaku sudah lebih dari 30 tahun melakoni bisnis daging babi di pasar Ratahan tersebut,menambahkan,mestinya bulan oktober ini merupakan masa panen bagi pedagang,namun karena perubahan cuaca kemarau,warga minim belanja.Bukan hanya daging babi, tapi juga barang lainnya yang berada di tetangga tingkat daya beli terbilang menurun.
Barangkali ini imbas dari kemarau dimana petani juga tidak panen ujar Surentu.“Biasanya sehari saya potong sampe 3-5 ekor babi,dan itu belum jam 12 siang sudah laku terjual alias habis”sebut om Jhon sapaan akrabnya ini.
Namun sekarang untuk menjual 3 ekor saja harus menunggu lama baru terjual.Padahal harganya tidak dinaikan masih di sekitaran Rp.40ribu/kg.Sementara itu,sejumlah pelanggan mengatakan,bahwa memang saat ini,meski harga tetap biasa,tapi terasa luar biasa sebut Emang warga yang lain.(Alfian Jay)




















