
Manado – Menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2014, masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) membutuhkan beras sebanyak 28.000 ton.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Olvie Atteng mengatakan kebutuhan akan beras menjelang natal memang mengalami kenaikan.
“Diperkirakan kebutuhan akan beras saat natal naik 21,7 persen yakni menjadi 28.000 ton dari kebutuhan normal hanya 23.000 ton,” katanya.
Lanjut ia katakan, untuk pasokan beras ada yang dari luar daerah tapi sebagian besar diproduksi petani lokal.
“Sekitar 70 persen beras diproduksi petani lokal dan 30 persen dipasok dari Jawa Timur, Gorontalo dan Sulawesi Selatan,” katanya.
Lanjut ia katakan, stok beras di Sulut berada di tingkat pedagang dan gudang Bulog.
“Pemerintah menjamin ketersediaan beras untuk memenuhi permintaan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.(nancy)

























