Minahasa – Lomba Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi Kalaper, memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa, Sabtu (03/11) siang, turut memeriahkan rangkaian menyambut Hati Jadi Minahasa ke-590.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, dan turut dihadiri Ketua DPRD Minahasa James Rawung SH, Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, mewakili dari Kodim 1302 Minahasa Letkol Inf Ketut Sodana, Ketua Pengprov Pordasi Sulut Ferry Wowor, Kepala Dispora Provinsi Sulut Marcel Sendoh SH MSi, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulut Refly Ngantung SP, Kepala Badan Kesbangpol Sulut Drs Mecky Onibala MSi, Pimpinan BRI Cabang Tondano, Pimpinan Bank SulutGo cabang Tondano, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, serta seluruh Peserta dan Penonton.
Kegiatan diawali laporan oleh Ketua Panitia Penyelenggara DR Denny Mangala MSi, dimana dalam laporannya, Mangala mengatakan bahwa, Kejuaraan Berkuda, Roda Sapi dan Bendi Kalaper ini terdiri dari, Kuda Pacu yang dipertandingkan dalam 10 kelas, Roda Sapi 7 kelas dan Bendi Kalaper 3 kelas.
“Kuda Pacu yang ikut dalam kejuaraan ini sebanyak 77 ekor, Roda Sapi sebanyak 50 ekor dan Kuda Kalaper sebanyak 14 ekor. Daerah yang ikut serta dalam Kejuaraan Berkuda ini sebanyak 12 daerah,” kata Mangala.
Sementara, Bupati ROR saat membuka kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena Kejuaraan Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi Kalaper ini boleh digelar di Kabupaten Minahasa.
“Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Panitia Pelaksana atas pelaksanaan lomba ini, yang bertepatan dengan Hari Jadi Minahasa ke-590. Pacuan Kuda bukanlah olahraga yang asing bagi masyarakat Minahasa, ini malah telah menjadi bagian dari sejarah perkembangan daerah Minahasa,” kata Bupati.
“Untuk itu, sangat tepat apabila kejuaraan ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Jadi Minahasa, karena dari historis perkembangan daerah, Pacuan Kuda, Pacuan Roda Sapi dan Bendi Kalaper, selain telah menjadi hiburan bagi masyarakat juga sebagai alat bantu dalam melaksanakan pekerjaan maupun aktivitas ekonomi sehari-hari,” tukasnya.
ROR berharap, Lomba Pacuan Kuda ini dapat meningkatkan prestasi olahraga Berkuda Minahasa dan Sulawesi Utara, di event nasional maupun internasional. Selain itu menurutnya, Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Bendi Kalaper juga diharapkan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi perkembangan pariwisata daerah.
“Saya berkeyakinan, kedepannya olahraga ini akan berdampak positif bagi kemajuan masyarakat dan daerah, terutama dapat menghasilkan bibit-bibit unggul yang bermuara pada prestasi serta menjadi kebanggaan kita semua. Selamat bertanding, selamat berlomba, Tuhan memberkati,” pungkasnya.(fernando lumanauw)




















