Bitung – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota Bitung diminta segera memeriksa oknum Lurah Wangurer Barat yakni, SS alias Sefer yang diduga jadi tim sukses salah satu caleg dari PKPI, daerah pemilihan Madidir-Maesa.
Hal ini dikatakan ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) kecamatan Girian, Recky Wehantouw. Menurutnya, dugaan adanya oknum lurah jadi tim sukses caleg tersebut, harus segera ditindaki, karena sebagai aparat pemerintah, Lurah harus bersikap netral terhadap semua caleg. “Panwas jangan tebang pilih dalam melakukan pengawasan. Siapa pun dia, jika terbukti bersalah, harus diproses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Wehantouw. Senada juga dikatakan pentolan LSM Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Raymond Lilir. “Sangat memalukan jika ada oknum Lurah jadi tim sukses caleg, apa lagi mempengaruhi masyarakat diwilayahnya untuk memilih caleg tertentu,” ujar Lilir.
Sementara itu, anggota Panwaslu Bitung, Zulfifly saat dikonfirmas mengaku belum menerima laporan tersebut. Oknum Lurah SS alias Sefer, diduga memerintahkan aparat dibawahnya yakni para kepala lingkungan alias Pala dan ketua-ketua RT untuk menggalang massa dan memilih caleg dari PKPI, yakni Glen Lomban, yang tak lain adalah putra wakil walikota, Max Lomban. Dalam video rekaman yang beredar, jelas SS memerintahkan Pala untuk menggalang massa. Pihak PKPI sendiri menurut salah satu pengurusanya, Recky Gosal mengatakan, cara-cara kotor seperti itu, bukan ciri khas partainya. “Kami juga mengecam perilaku Lurah tersebut, karena PKPI tidak menginginkan hal tersebut,” kata Gosal. (Hezky Goni)


























