
Selain, mobil milik Komisi D DRPD Kota Manado, pohon besar yang berada di pinggir Jalan Tikala, Kelurahan Tikala tepatnya depang Kantor Dewan Kota (Dekot) Manado juga menimpa dua kendaraan lain yakni, Suzuki Ertiga Silver DB 1229 AE serta Inova Hitam DB 1416 QF.
Dari pantauan Cybersulutnews.co.id, tiga mobil itu nampak penyet ditindih pohon besar berkisar puluhan tahun. Kaca belakang mobil juga pecah.
Sedang, petugas membersihkan pohon yang sudah merusak tiga unit kendaraan dengan menggunakan senso dan parang. Peristiwa itu juga mempengaruhi arus lalu lintas di Jalan Tikala depan Kantor Dekot Manado.
Kejadian itu sendiri terjadi setela hujan mengguyur Kota Manado selama kurang lebih dua jam.
“Kami tidak mendengar ada pohon yang roboh. Karena saat itu hujan sangat deras. Kami tahu setelah keluar dari tempat makan yang berada di pinggir lokasi,” kata Ardy Languyu pengendara motor kepada Cybersulutnews.co.id.
Ia pun menyesalkan sikap dari Dinas Tata Kota (Distakot) Manado yang dinilai tak pekah. “Seharusnya Distakot peka. Ini kan musim penghujan, jadi Distakot Manado seharusnya sudah melakukan pencegahan terlebih dahulu dengan menata kembali pohon-pohon perindang. Ya, seperti memangkas ranting-ranting pohon,” sambung Ardy.
Dijelaskannya juga, kasus serupa beru-baru ini terjadi di ruas jalan Sarapung, Kecamatan Wenang Utara. Hal tersebut juga seharusnya menjadi pembelajaran dan pengalaman bagi Distakot untuk segera melakukan penataan dan penghijauan kembali.
“Jangan masa bodoh. Beberapa waktu lalu juga kan kasus serupa terjadi. Itu seharusnya menjadi pengalaman. Saya harap Distakot peka dan segera menata kembali, jangan sampai kasus seperti ini terjadi lagi,” pinta Ardy. (jenglen manolong)




















