Minsel,- Kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Selatan periode 2009-2014 yang kini diduduki Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Minsel, diprediksi Partai Golkar (PG) Minsel berpotensi menggeser pada periode 2014-2019. Begitu pulah kursi Wakil Ketua DPRD yang di pegang Partai Demokrat, terancam di geser oleh Parta Gerindra.
Peta kekuatan masing-masing partai politik sampai kampanye umum terbuka berakhir 5 April, kemarin. Benar-benar dipergunakan sebaik-baiknya oleh parpol untuk mendapatkan simpati dan dukungan masyarakat, terlebih Golkar, PDIP, Demokrat dan Gerindra.
Berikut rangkuman CSN berdasarkan amatan pengamat politik dan prediksi dari pimpinan parpol, tokoh masyarakat dan kalangan masyarakat, terkait siapa parpol yang akan menempatkan caleg-nya duduk sebagai anggota sekaligus pimpinan DPRD Minsel.
Dari 5 Daerah Pemilihan (Dapil) di 17 Kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Partai Golkar dan PDI Perujuangan menempatkan caleg kandidat kuat merebut satu kursi di DPRD Minsel, bahkan ada beberapa Dapil yang tidak menutup kemungkinan mendapatkan jatah dua kursi.
Meski begitu, dilihat prediksi perolehan kursi di masing-masing Dapil sama kuat, kedua partai ini kemungkinan besar meraih jatah 6 kursi dari 30 kursi yang ada. Bahkan memungkinkan bertambah kursi. Hanya saja sesuai data dan kekuatan maupun figur caleg yang dimiliki kedua partai besar ini.
Beringin (sebutan lain partai Golkar) berpotensi menambah kursi lebih banyak, dari pada Banteng Moncong putih (sebutan lain PDI Perjuangan). Jika ini terjadi, Parta Golkar berpotensi menggeser kursi Ketua DPRD Minsel periode 2009-2014 yang kini dipagang PDI Perjuangan.
Hal yang sama pada Partai Demokrat, terancam digeser Partai Gerindra. Kalau melihat prediksi perolehan suara di masing-masing Dapil. Sebab dilihat dari prediksi, Demokrat kemungkinan besar meraih jatah 4 kursi, sedangkan Gerindra jatah 5 kursi. Meski begitu, dilihat dari data dan kekuatan maupun figur caleg. Partai Gerindra lebih berpeluang menambah kursi. Prediksi jatah kursi lainya besar peluang direbut Partai Hanura dan PKPI meraih jatah masing-masing 2 kursi, sedangkan PAN bakal mati-matian merebut 1 kursi.
Jadi masih ada jatah 4 kursi sisanya atau BPP bakal diperebutkan lagi Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Parta Hanura, termasuk Partai Nasdem bakal mencuri 1 kursi dari 4 kursi sisanya. Namun begitu, menurut Ari Pasla, tokoh masyarakat Minsel bahwa, persaingan cukup ketat, tidak menutup kemungkinan akan muncul caleg-caleg yang diluar dugaan mampu meraih suara signifikan.
“Ya, memang kita bisa saja memperdiksi caleg yang kemingkinan meraih kursi. Tapi bisa juga ada caleg yang akan bikin kejuatan dengan meraih suara signifikan,” ucapnya.
Sementara itu, pengamat politik dan pemerintahan Sulut Ferry Liando saat dihubungi mengatakan “Memang tidak menutup kemungkinan akan muncul nama-nama lainya yang lainya,” ungkapnya.
Laporan: Jufan Dissa
























