Pemdes Bukit Tinggi Sosialisasikan Penggunaan Dana Desa 2025

Minahasa – Pemerintah Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Kakas Barat, menggelar sosialisasi Penggunaan Dana Desa tahun 2025, yang dilaksanakan di Balai Desa Touliang, Selasa (29/07).

Kegiatan ini dibuka langsung Camat Kakas Barat Jeanne A Sumendap SP, dan dihadiri narasumber diantaranya, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa B Hermanto SH MH, yakni Kasi Intel Suhendro SH, dan Kepala Dinas PMD Minahasa Arthur Palilingan SH.

Hukum Tua Desa Bukit Tinggi, Alfrintje Sahelangi, saat menyambut kedatangan para peserta sosialisasi dan narasumber mengatakan, sosialisasi ini bagian dari program kerja Pemdes Bukit Tinggi.

“Program pembangunan dan kemasyarakatan yang ada di Desa Bukit Tinggi ini, bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa,” kata Sahelangi.

Camat Sumendap sendiri saat membuka sosialisasi ini mengatakan, pelaksanaan sosialisasi Dana Desa rutin dilakukan tiap tahun. Hal ini dimaksudkan agar bila ada kebijakan dan aturan baru, semua disosialisasikan.

“Kenapa tiap tahun disosialisasikan, agar masyarakat memahami secara benar. Sebab, program setiap tahun itu disesuaikan dengan program Pemerintah Pusat dan Daerah,” ujarnya.

Sumendap mengajak Pemdes Bukit Tinggi agar bisa memanfaatkan Dana Desa ini dengan baik, tepat sasaran, dan tidak disalah gunakan.

“Silakan awasi Pemdes dalam realisasi Dana Desa ini. Bila didapati ada penyimpangan, silakan dilaporkan. Masyarakat jadilah fungsi kontrol agar program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” pungkasnya.

Sementara, Kasi Intel Suhendro, dalam pemaparannya mengingatkan Pemdes Bukit Tinggi soal aturan-aturan dan perundangan pengelolaan keuangan desa.

“Dalam hal ini, kami mengedepankan pengawasan, pembinaan dan pemberdayaan. Memberikan penyuluhan hukum agar pengelolaan keuangan di desa ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

“Siapa pun dia, dalam pengelolaan Dana Desa, punya potensi menyimpang, baik karena sengaja, maupun karena kelalaian,” pungkasnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan