Penyiar berdarah pribumi memprotes kebijakan pengelola sebuah pusat pertokoan di Darwin Selatan yang menerapkan tarif ;penggunaan kamar toilet senilai 2 dollar. Kebijakan itu dinilainya berbau rasis, karena diduga ditujukan bagi warga Aborigin yang berkunjung ke pusat pertokoan tersebut.Tiga Bayles![]()



















