Penyuluh Pertanian di Minahasa Perlu Pengetahuan Baru Yang Relevan

Minahasa – Para Penyuluh Pertanian di Kabupaten Minahasa harus memiliki pengetahuan baru yang relevan dengan tantangan dan perkembangan di pertanian saat ini.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr Lynda D Watania MM MSi, ketika membuka sekaligus memberikan materi, pada kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian, bertempat di Aula Dinas Pertanian, Rabu (20/11).

“Penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Melalui temu teknis ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan baru yang relevan dengan tantangan dan perkembangan di sektor pertanian,” ujar Lynda.

Dia pun menyampaikan apresiasi, atas inisiatif Dinas Pertanian ketika menggelar kegiatan ini, untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para penyuluh pertanian.

“Pertanian merupakan sebuah sektor yang sangat penting untuk menumbuhkembangkan roda perekonomian negara, dan kita ketahui bersama saat ini telah disetujui wilayah perkebunan Kecamatan Langowan Barat menjadi kawasan pertanian dan pariwisata oleh Pemerintah Pusat, yang akan mendorong program swasembada pangan, sehingga berbagai komponen masyarakat yang bergerak dibidang pertanian ataupun penyuluh pertanian berkewajiban mengangkat sektor pertanian di Minahasa,” kata Sekda.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini sendiri mencakup informasi iklim terkini, optimalisasi peran dan fungsi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), Agri Bisnis Pertanian dan Pengolahan Hasil Pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Dr Ir Margaretha Ratulangi MAP mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan di sektor pertanian seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan peningkatan produktivitas.

“Kami berharap kolaborasi dengan berbagai pihak ini dapat memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam mendampingi petani. Temu teknis ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pembangunan pertanian di Kabupaten Minahasa,” katanya.

Kegiatan yang dihadiri oleh penyuluh pertanian dari 25 Kecamatan di Minahasa ini, diawali laporan oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Minahasa, Olvi Poluakan SPt.

Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, yakni Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), serta Dosen Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta dapat berdialog langsung dengan narasumber untuk mendalami materi yang telah disampaikan.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan