Manado – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut, patut bergembira, karena pembayaran gaji 13 mulai direalisasikan, Rabu (26/6). Pembayaran gaji 13 dimulai di Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulut.
Wakil Gubernur Sulut, Djouhari Kansil berkenan membagikan secara langsung gaji 13 kepada sebagian PNS di Biro Ekonomian dan Biro Perlengkapan Setdaprov Sulut.
Berdasarkan pantauan wartawan, Wagub Kansil yang didampingi Asisten Administrasi Umum Drs Edwin Silangen MS, Karo Organisasi Lynda Watania dan Kabag Bendahara Setda (Benset) Junita Laloan menyambangi ruangan Biro Ekonomi dan Biro Perlengkapan dan menyerahkan secara langsung amplop berisi gaji 13 kepada PNS yang ada di tiap ruangan yang dikunjungi.
Wagub juga menyerahkan secara langsung gaji 13 kepada 4 PNS wanita jebolan IPDN di ruang Benset yaitu Omega Muaya SSTP bertugas di TUP Wakil Gubernur, Heidy Aomo SSTP bertugas di Bagian Humas Biro Pemerintahan dan Humas, Nathasa Kumesan STTP dan Carolina Worotikan STTP yang keduanya bertugas di BKD Provinsi Sulut.
Khusus PNS jebolan IPDN, selain gaji 13, mereka juga menerima rapel gaji selama 6 bulan. Gaji mereka dibayarkan rapel selama 6 bulan karena menunggu SK pengalihan status mereka dari pegawai pusat (Depdagri) ke pegawai Pemprov Sulut.
Setiap PNS yang diserahi gaji 13, Wagub menanyakan peruntukannya. Kepada Wagub, para PNS ini memberi beragam alasan. Ada yang menyebutkan, untuk keperluan biaya anak masuk sekolah dan perguruan tinggi. Ada juga yang mengatakan akan memberikan kepada orang tua. Ada pula yang mengatakan mau disimpan.
Kansil berharap, gaji 13 ini kiranya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Wagub menekankan agar penggunaan gaji 13 ini bukan pada hal yang bersifat konsumtif atau hura-hura, akan tetapi sebaiknya digunakan untuk hal-hal mendesak seperti, membeli keperluan anak sekolah maupun masuk perguruan tinggi, bahkan ada untuk peperluan berobat.














