Polda Sulut Bongkar Praktik Judi Togel Jaringan Minahasa-Tomohon, 15 Pengecer Diamankan, Bandar Besar Diburu

Manado – Satu lagi sindikat perjudian jenis Toto Gelap alias Togel di Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa, dibongkar tim Manguni Polda Sulut, besutan Kapolda Brigjen Pol Wilmar Marpaung, yang dikoordinir langsung Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Kombes Pol Pitra Ratulangi.

Dalam aksi tersebut, tim Manguni bersama Subdit Jatanras Polda, berhasil meringkus 15 tersangka, yang belakangan diketahui sebagai kaki tangan bandar utama, FL alias Freddy alias Hoa.

Penangkapan dilakukan, Rabu (06/01/2016) sekitar pukul 23:00 Wita, di kompleks Perum Kelurahan Uluindano, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon. Sayangnya, dalam penggrebekan tersebut, Hoa berhasil kabur. Alhasil, dirinya saat ini harus menjadi buronan Polda Sulut.

Sementara itu, 15 orang yang berhasil ditangkap, masing-masing HP alias Hendro (24), NL alias Nandy (19), TM alias Tenny (48), MK alias Maritje (47), JT alias Justus (50), FW alias Fredi (45), RS alias Reza (45), JP alias Joornst (17), DP alias Donny (33), FO alias Frangki (44), NW alias Noldi (41), ML alias Maykel (36), FW alias Frani (30), CR alias Cristine (31), dan SK alias Syeni (64).

Ada pun barang bukti yang berhasil diamankan yakni uang sebanyak Rp 34 juta lebih, 206 lembar kertas rekapan, 15 handphone berbagai merk. Ratulangi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut, sambil menerangkan motif perjudian togel yang dilakukan.

“Para pelaku menjual kupon judi togel yang nomornya ambil dari internet yang mengacu pada nomor undian jenis judi Singapura, Sydney dan hongkong, lalu para pengecer merekap angka-angka yang dipasang/dibeli warga. Jika nomor yang dibeli tepat maka akan mendapat hadiah uang tergantung jumlah angka yang dipesan mulai dari hadiah Rp65 ribu, Rp 130 ribu, Rp 350 ribu, Rp 2,5 juta dan seterusnya,” urai Ratulangi.

Ditegaskan pula, saat ini tim masih memburu Hoa sang bandar utama. “Tim masih memburu yang diduga bandar utama yaitu inisial FL alias Hoa, juga tim akan kembangkan adanya jaringan sindikat judi togel lainnya untuk dibersihkan dari Sulut,” sambungnya.

Kapolda Sulut sendiri, mengatakan pihaknya tidak akan berhenti pada kasus togel tersebut. “Ini akan dikembangkang untuk diteruskan ke Polres-Polres yang lain,” terang Kapolda kepada sejumlah wartawan.

“Saya juga sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat untuk mengungkap kasus-kasus yang lain. Saya akan menindak tegas semua kejahatan atau tindak pidana lainnya yang telah banyak meresahkan masyarakat,” kuncinya.(jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan