Manado – Kepolisian Resort (Polres) Minahasa yang dinahkodai AKBP Ronald Rumondor diduga mem- back up bandar-bandar judi toto gelap alias Togel yang sering beroperasi di daerah tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima, bandar Togel di wilayah hukum kekuasaan AKBP Ronald Rumondor disinyalir dibiarkan tetap beroperasi karena diduga lancar memberikan upeti kepada pihak penegak hukum.
“Ada bandar yang sering beroperasi di sini (daerah Minahasa,red) tapi belum juga dibekuk oleh polisi. Bandar itu tinggal di kompelks pasar, namanya Iwan. Sampai saat ini dia (Iwan,red) masih beroperasi, namun belum juga ditangkap,” beber sumber yang meminta anamanya tidak dipublikasi kepada wartawan baru-baru ini.
Bukan hanya Iwan saja yang bebas beroperasi di daerah tersebut namun kata sumber, ada beberapa bandar judi Togel lagi yang masih bebas berkeliaran.
“Di Desa Telap juga ada bandar seperti Iwan yang bebas beroperasi, anehnya polisi tidak berani menangkap mereka,” beber sumber.
“Ini kan aneh. Kenapa hanya pengecer-pengecer yang hanya mendapat keuntungan kecil yang ditangkap pihak polisi sedangkan para bandarnya hanya dibiarkan berkeliaran,” sambung sumber.
Judi Togel di wilayah Minahasa memang masih harus diperangi pihak kepolisian Polres Minahasa. Sebab, selain pergerakannya sudah meluas, judi togel diduga menjadi barang empuk dimainkan oknum polisi untuk mendapatkan uang haram dari tangan para bandar togel maupun kaki tangannya.
Informasi didapatkan cybersulutnews.co.id, beberapa waktu lalu pemain judi togel yang disebut-sebut sebagai bandar togel di Minahasa berinisial FW berhasil diciduk Polres Minahasa dan sempat menjalani tahanan selama dua minggu di sel tahanan Mapolres Minahasa dilepaskan setelah memberikan uang tebusan sebesar Rp.20 Juta.
Lucunya, Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumondor ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui adanya permainan di kalangan anak buahnya tersebut.
“Saya cek dulu. Kalau ada anggota saya yang nakal akan saya tindak dan ekspos ke media,” ucap Rumondor seakan membenarkan lemahnya sistem monitoring dirinya selaku top leader di Polres Minahasa.
Padahal Kepala Kepolisian Sulawesi Utara (Kapolda Sulut), Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga telah mewarning anggotanya untuk tidak terlibat atau memback-up judi Togel. Dikatakan Kapolda, pihaknya tak segan-segan untuk memecat anggota polisi yang terlibat judi tersebut.
“Saya sudah ingatkan kepada anggota-anggota saya untuk tidak melakukan hal itu. Jika saya dapat ada anggota yang coba memback-up judi togel, oknum tersebut akan saya tindak. Bahkan Kapolres, kasat intel, kasat serse, kapolseknya akan saya copot,” tegas Kapolda ketika dikonfirmasi Cybersulutnews.co.id beberapa waktu lalu.
“Ini bukan sekedar ngomong saja, tapi ini menjadi ancaman saya. Ini keseriusan saya untuk para Bandar togel. Pokoknya saya tidak mau lihat anggota saya terlibat atau memback-up judi Togel,” sambungnya dengan nada tegas.
Sayangnya hal tersebut tidak dijalankan anggotanya. Di Minahasa sendiri masih ada beberapa bandar togel yang belum tersentuh tangan hukum, bahkan jika para bandar telah tersentuh tangan sang penegak hukum akan dengan mudahnya dilepas setelah membayar uang tebusan. (jenglen manolong)




















