Prof Dr Dra Bet El Lagarense MM,Tour Mahakarya di Rentang Separuh Abad

PRESTASI : Direktur Politeknik Negeri Manado Ir. Ever Notje Slat, MT mengapresiasi capaian Dr Bet
PRESTASI : Direktur Politeknik Negeri Manado Ir. Ever Notje Slat, MT mengapresiasi capaian Dr Bet

SELASA (13/12-2016) sekira pukul 10.00 Wita. Tetamu undangan mulai berdatangan memenuhi aula Politeknik Negeri Manado. Saat itu tengah dilangsungkan kegiatan akademis penganugerahan Guru Besar untuk Dr. Bet El Silisna Lagarense,MM.Tour.

Sebuah capaian yang diganjar sekaligus dengan dua catatan emas mengiringi sejarah baru di institusi Politeknik Negeri Manado. Untuk kali pertama dikukuhkan Guru Besar (GB) Bidang Pariwisata Pertama di Indonesia dan Guru Besar Pertama untuk Politeknik di Indonesia.

Capaian itu ikut dipertegas oleh Direktur Politeknik Negeri Manado Ir. Ever Notje Slat, MT dan Anggota DPD Sulut Pak Marhany Pua di saat sesi sambutan. Slat secara lugas menyatakan keharuan juga kebanggaannya dengan apa yan dicapai oleh Bet.

‘’Anugerah ini membuktikan jika Prof Bet dapat menaklukan mitos, jika para Doktor di Politeknik dapat anugerah guru besar. Jelas ini sebuah capaian yang membanggakan. Ini menjadi motivasi buat kita agar dapat maju lagi ke depan. Jadi pemicu buat yang bergelar doktor’’ papar Slat disambut aplaus undangan.

Pua pada kesempatan sambutan selanjutnya tak kalah bersemangat. Untuk menghargai forum ini, mantan Direktur Politeknik ini mengaku rela menunda keberangkatannya ke Jakarta dari jadwal penerbangan pagi ke sore hari. ‘’Ibu Bet mencatat sejarah , ini prestasi akademis, tak mudah mencapai Guru Besar, luar biasa Dr Bet dapat mencapainya. Pasti ada banyak tantangan dan masalah, namun bagaimana kita menjadikan masalah itu sebagai batu loncatan untuk melompat lebih tinggi lagi,” sambut Pua.

Di acara penganugerahan ini, Bet juga menyampaikan orasi ilmiah dengan judul Model Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan dengan Pendekatan Pentahelix Berbasis Digital. Juga di akhir acara ikut diluncurkan dua buku TOURISM & WATERFRONT DEVELOPMENT, dan Biografi ; Melintasi Tantangan Meraih Anugerah yang ditulis oleh jurnalis senior Reymoond ‘Kex’ Mudami.

Boleh dikata hari itu adalah hari yang sangat bersejarah dalam kehidupan Bet. Karena hari itu juga ia genap berusia 50 tahun atau separuh abad. Ketambahan usia dibarengi dengan mahakarya yang langka.

‘’Ini semua saya dedikasikan untuk Tuhan Yesus, juga untuk keluarga saya, unsur pimpinan dan rekan sejawat di Politeknik Negeri Manado, bahkan semua para pihak yang memungkinkan capaian ini dapat saya raih. Kiranya ke depan kita dapat terus bersinergi menghasilkan karya yang berguna buat mahasiswa buat masyarakat pada umumnya,’’ kata Bet.

Ratusan undangan yang datang memenuhi aula ikut dibuat kagum oleh penganugerahan dan capaian dosen yang belakangan aktif diundang oleh sejumlah kampus Politeknik di Indonesia untuk berbagai pengalaman berkaitan dengan capaian merengkuh guru besar.

‘’Saya mengenal Dr Bet, sebagai seorang yang selalu aktif, ulet dan kreatif, banyak selamat, kiranya makin menginspirasi banyak orang,’’ tukas Ibu Rita Rumokoi di sela penganugerahan.(***)

Tinggalkan Balasan