Puluhan Warga Terjangkiti DBD, Seorang Warga Minut Meninggal

Minut – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sudah masuk tahap mengkhawatirkan. Data yang ada sudah ada sebanyak 99 pasien DBD yang tersebar di beberapa Puskesmas di Minut, serta seorang lainnya meninggal dunia karena gigitan nyamuk Aedes Aegipti tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Minut, dr Sandra Rotie lewat kepala seksi Penyebaran Penyakit Menular (P2M), dr Joice Katuuk M.Kes membenarkan adanya kasus DBD.

“Kami mengambik langkah cepat jika ditemukan adanya kasus DBD dengan tindakan Penyelidikan Epidemiliogi (PE) yakni pemeriksaan status penyakit, di lokasi ditemukannya kasus DBD. Serta kami juga lakukan foging atau pengasapan,” kata Joice.

Jelasnya lagi, bersama warga perlu juga dilakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengab menguras, menimbun dan menutup atau M3 plus. “Plus diartikan melakukan tindakan pencegahan lain seperti membubuhkan bubuk larvasida, abate di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan,” terangnya sembari menyatakan saat tidur perlu menggunakan kelambu atau memakai krim anti nyamuk.

Sementara Kepala Puskesma Kecamatan Talawaan, dr Helmy Dodoh mengatakan, di daerahnya seorang warga meninggal dunia karena DBD, sehingga langsung mengadakan tindakan PE.

“Selain foging di wilayah yang ada kasus DBD, kami juga meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan terutama mengantisipasi adanya air yang tergenang atau wadah-wadah air yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk DBD,”tuturnya.(echa namangge)

Tinggalkan Balasan