Manado – Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para tenaga penyuluh, Badan Koordinasi Penyuluh (Bakorluh) Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), mengrimkan ratusan tenaga penyuluh untuk magang di 3 kota, yakni, Malang, Bogor dan Lembang. Magang bagi tenaga penyuluh Sulut ini telah dilaksanakan awal November 2014.
Kepala Sekretariat Bakorluh Sulut, JV Senduk menjelaskan, keberhasilan pembangunan pertanian bukan hanya ditentukan kondisi sumberdaya alam. Namun, itu juga ditentukan peran penyuluh yang sangat strategis dan kualitas sumberdaya manusia yang mendukungnya, yaitu sumber daya manusia yang menguasai serta mampu memanfaatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengelolaan sumberdaya pertanian, perikanan dan kehutanan secara berkelanjutan.
“Untuk meningkatkan pembangunan sumber daya manusia penyuluh, dilaksanakanlah magang untuk meningkatkan skill mereka,” tandas Senduk.
Kata dia, dengan membangun SDM secara bertahap, terus menerus dan konsisten disertai dengan layanan yang memadai, akan mendorong masyarakat lebih bergairah dan memiliki semangat untuk bekerja, semangat untuk menghasilkan sesuatu yang berimplikasi, dan mendorong untuk memiliki kesadaran agar mereka mampu menolong dan menghidupi dirinya sendiri secara layak.
“Pada magang yang dilaksanakan kepada penyuluh, diantaranya pelatihan teknologi tepat guna dan spesifik lokasi yang sesuai kebutuhan pelaku utama dan pelaku usaha,” terang Senduk.
Lanjutnya, peran penyuluh yang menjadi inisiator, fasilitator, harus membekali dirinya dengan berbagai informasi teknologi terapan dan mempunyai kemampuan serta keteramplian dalam menerapkannya.
Ditambahkan Senduk, latihan lewat magang sebanyak 150 orang penyuluh Sulut dikirim untuk mendapatkan informasi terkait disektor Peternakan, Hortikultura, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Perikanan di luar daerah (Malang, Bogor dan Lembang) dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam melaksankan penyuluhan yang sesuai kebutuhan pelaku utama dan pelaku usaha serta berbasis agribisnis dan rama lingkungan.
Sementara untuk sub sektor petemakan kata Senduk, Bakorluh mengirim 30 orang peserta magang ke Balai Besar Pelatihan Petemakan Batu Malang Provinsi Jawa Timur.


























