Minahasa – Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS MAP, menghadiri seminar hukum, yang digelar Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, di Balai Pertemuan Umum Tondano, Rabu (12/08).
Bupati menyambut baik langkah Kejati Sulut ini. Menurutnya, regulasi yang jelas, harmonis dan tidak tumpang tindih, menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan di daerah, serta memberikan rasa aman bagi pemerintah dan dunia usaha.
Ia menilai Sulawesi Utara memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan agrobisnis. Dua sektor tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja jika dikembangkan melalui tata kelola yang tepat.
“Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan regulasi yang memberikan kepastian, baik dalam pelaksanaan program pembangunan, maupun dalam membuka ruang investasi. Kolaborasi dan pendampingan yang baik diharapkan dapat membantu pemerintah daerah meminimalkan potensi persoalan hukum, sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, kepastian hukum juga, kata Bupati, memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk bekerja lebih fokus dalam mengeksekusi program strategis.
“Saya berharap, pendampingan Jaksa Pengacara Negara tidak hanya bersifat responsif ketika persoalan muncul, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan sejak awal,” imbuhnya.
Bupati juga berharap, seminar hukum ini dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan secara konkret.
“Pengembangan pariwisata dan agrobisnis di Minahasa memiliki tantangan tersendiri. Di satu sisi, daerah membutuhkan investasi untuk membangun infrastruktur, fasilitas pariwisata, akomodasi dan berbagai aktivitas ekonomi baru,” kata Bupati
“Ekspansi pembangunan harus tetap memperhatikan keberlanjutan lahan pertanian dan ketahanan pangan. Di sinilah harmonisasi regulasi dinilai memiliki posisi strategis,” tukasnya.
“Pemerintah daerah bersama JPN dapat memetakan berbagai ketentuan yang berpotensi beririsan, sehingga pembangunan dapat diarahkan pada ruang yang tepat tanpa mengorbankan kepentingan jangka panjang,” sambunnya.
“Pendekatan tersebut juga diharapkan menciptakan iklim investasi yang lebih sehat, meningkatkan daya saing daerah serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha,” ujarnya lagi.
“Saya berharap seminar ini dapat menghasilkan pemikiran, rekomendasi dan langkah konkret yang dapat diimplementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai ruang bertukar gagasan untuk menjawab berbagai tantangan regulasi yang dihadapi daerah.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas regulasi daerah serta percepatan pembangunan pariwisata dan agrobisnis di daerah kita masing-masing dan secara umum di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Bupati.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan mewakili pemerintah daerah kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara yang hadir saat ini, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Utara,” pungkasnya.(fernando lumanauw)




















