Manado – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Provinsi Sulawesi Utara harus mau berbagi bersama dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan dengan mendonorkan darahnya guna membantu sesama umat manusia.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw dalam acara Peringatan hari Donor Darah se Dunia yang siselenggarakan Selasa (14/06), di Manado Town Square Manado.

Kandouw yang juga merupakan Ketua PMI Sulut ini menyatakan, daerah kita saat ini memerlukan kurang lebih 2000 kantong darah perbulan. Jika dibagi, kurang lebih 60 kantong darah per hari untuk semua golongan darah guna menunjang permintaan darah masyarakat yang membutuhkannya di kantor PMI Sulut.
“Untuk mengumpulkan 60 kantong darah per hari memang terlihat sulit, namun jika semua pihak bahu membahu bersama memberikan bantuan, Wagub optimis kebutuhan darah bisa terpenuhi,” kata Kandouw.
Untuk itu wagub mengajak kepada para ASN Bupati Walikota se sulut untuk mengeluarkan ajakan donor darah bersama, selain bisa membantu sesama yang membutuhkan darah, juga baik untuk kesehatan. “Jika para ASN se Sulut mau memberikan bantuan darahnya maka pasti kebutuhan stok darah bisa terpenuhi,” ujarnya.

Wagub juga menyatakan pekerjaan PMI bukan hanya terkait bantuan darah saja, namun PMI Sulut ada untuk membantu sesama yang mengalami musibah.
Pada kesempatan tersebut Wagub memberikan penghargaan kepada para pendonor darah di Sulut yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100,75,50 dan 25 kali. Wagub juga melantik tim giat donor darah PMI Sulut.
Setelah itu Wagub melakukan launcing website PMI Sulut, dimana masyarakat Sulut dapat mengakses web tersebut untuk mengtahui stok darah yang ada serta mendapatkan informasi terkait PMI Sulut. (Advetorial)



















