Tim Barracuda Polda, Avengers-nya Warga Sulut

Manado – Warga di seluruh dunia masih hangat dengan euforia dengan penayangan film box office dunia Avengers yang menceritakan 6 sosok hero (pahlawan-red) yang memberantas kejahatan.

Kini harapan membasmi segala macam kejahatan dari warga Nyiur Melambai seperti terwujud dalam satu tim ciptaan Kapolda Brigjen Pol Wilman Marpaung dengan nama Barracuda Sulut.

Tim Barracuda yang baru saja dibentuk ini sudah memperlihatkan kinerja yang mumpuni dengan membongkar kasus-kasus kriminal jalanan seperti pemberantasan preman, peredaran miras dan obat-obat terlarang sampai kasus prostitusi yang sampai saat ini seperti momok menakutkan bagi warga Sulut.

“Saya sangat mendukung Tim Barracuda Polda Sulut mengingat peningkatan kejahatan khususnya di Kota Manado sehingga diperlukan tim yang solid dan cepat dalam menangani berbagai kriminalitas,” ujar Victor Kuhu SH, Pengacara Muda Sulut.

Dukungan yang sama juga diberikan Ketua Angkatan Muda Pembaharu Indonesia (AMPI) Kota Manado, Iwan Moniaga SIP.

“Timsus Barracuda harus bekerja pada koridor hukum yang ada. Kami mendukung kinerja tapi jangan sampai overlep (keluar jalur-red) seperti timsus-timsus sebelumnya saat mengungkap dan memburu kasus. Seperti contoh timsus Bank BNI yang akhirnya terlibat dengan menggelapkan barang bukti uang miliaran rupiah. Tapi intinya kami sangat mengapresiasi kehadiran Timsus Barracuda Polda Sulut,” kata Moniaga.

Diketahui tim yang dikomandani Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskimsus) Polda Sulut Kombes Pol Hilman SIK SH MH disambut antusias warga Sulut. Berbagai masukan, kritikan dan pujian diberikan warga lewat media sosial Facebok Tim Barracuda Sulut.

Tim Barracuda sendiri berjumlah 25 personil gabungan dari Ditreskrimsus, Ditreskrimum, Ditresnarkoba, Brimob, Sabhara dan Paminal Polda Sulut, dibentuk untuk melakukan penanganan terhadap kejahatan-kejahatan jalanan.

Launching Tim Barracuda sendiri dilaksanakan dalam rangka apel pengamanan Kongres X GAMKI yang dilaksanakan di Mapolda Sulut Senin, (27/04/2015).

Kapolda Marpaung sendiri meminta kepada tim Barracuda dalam melaksanakan tugas senantiasa bertindak sopan, tidak anarkis, tidak rasis, tidak boleh menganiaya, tidak boleh mengancam atau memeras serta bertindak harus sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Bertugaslah dengan sopan, tidak anarkis, tidak mengancam dan bertindak sesuai prosedur dan aturan,” kata Kapolda Marpaung, sambil berharap dukungan dari semua pihak agar kriminalitas di daerah ini berkurang. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan