Umat Muslim, Hindu dan Buddha di Minahasa Akan Dilibatkan Dalam Paskah Nasional 2017

Minahasa – Perayaan Paskah Nasional 2017 di Kabupaten Minahasa, 22 April mendatang, yang akan dipusatkan di Stadion Maesa Tondano dan akan dimeriahkan dengan Pawai Kerukunan dan Pawai Selebrasi Paskah, akan melibatkan umat Muslim, Hindu dan Buddha di Minahasa.

Hal ini dikatakan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, saat dirinya memimpin rapat pemantapan soal pelaksanaan Paskah Nasional 2017 di Minahasa, bersama dengan para Kepala SKPD jajaran Pemkab Minahasa, Pendeta Ketua Wilayah, Forum Kerjasama Antar Umat Beragama dan para Hamba Tuhan Ketua Jemaat di Minahasa, Rabu (19/04), bertempat di ruang sidang Kantor Bupati, Tondano.

“Saya minta umat Muslim di Minahasa ikut terlibat berpartisipasi dalam Paskah Nasional 2017 ini. Harus ada kendaraan khusus bernuansa Islam yang menjadi peserta Pawai Kerukunan. Selain itu juga harus ada ornamen keagamaan dari agama Buddha dan Hindu,” tukas Bupati JWS.

Dalam rapat pemantapan ini kemudian membahas sejumlah hal teknis untuk suksesnya acara ini, dimana setiap denominasi gereja di Minahasa wajib ambil bagian.

“Dalam ibadah agung tersebut, akan juga digelar pagelaran drama kolosal yang bercerita tentang kisah perjalanan dua misonaris Riedel dan Shwarz saat membawah misi Kristen di tanah Minahasa,” tutupnya.

Saat memimpin rapat, JWS turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, serta Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama Kabupaten Minahasa Pdt Evert Tangel STh MPd.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan