Waworuntu: Masyarakat Tomohon Dihimbau Aktifkan Siskamling

Tomohon – Mencermati maraknya pencurian yang terjadi akhir-akhir ini tentu sebagai Pemerintah Kota Tomohon selalu menghimbau dan mengingatkan seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon agar terus waspada dengan segala kemungkinan yang akan terjadi baik itu bencana alam maupun tindakan kriminal lainnya.

Terkait hal itu Pemkot Tomohon menghimbau warga untuk mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

“Tetapi yang tak kala pentingnya dalam mencegah terjadinya tindakan
kriminal seperti pencurian dan sejenisnya maka  perhatian dan ketelitiaan kita dalam mengamankan sekaligus menjamin dan selalu mengecek apakah pintu, jendela dan alat-alat penunjang keamanan telah sesuai dengan peruntukkannya atau tidak. Oleh Karena itu dalam segala hal kita harus selalu mengecek, ricek dan final cek tentang semua yang ada dalam system pengamanan kita maupun kondisi dan tata letak barang-barang dan harta benda milik kita,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tomohon Steven Waworuntu SSTP, Minggu (01/03).

Selanjutnya Waworuntu kembali mengajak seluruh warga masyarakat Kota Tomohon untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing dengan mengoptimalkan peran linmas di masing-masing kelurahan dengan melakukan jaga malam.

“Pelaksanaan ronda malam sangat baik untuk meminimalisir tindakan kriminal yang merugikan masyarakat. Seperti terjadinya pencurian di beberapa tempat di Kecamatan Tomohon Utara yang dialami beberapa Warga, penjual gas LPG. Kita berharap kejadian-kejadian ini tak terulang lagi. Tentu sebagai warga
masyarakat sangat mengharapkan peran aktif Babinsa, aparat kepolisian
bersama aparatur pengamanan terkait sampai pada Linmas dan perangkat
kelurahannya lainnya,” lanjutnya.

Dengan adanya jaminan keamanan dari komponen terkait tentu warga masyarakat akan merasa aman dan leluasa dalam beraktifitas.

“Sebagai warga yang baik tentu harus pula berpartisipasi dalam kegiatan
pengamanan swakarsa di masing-masing kelurahan dan lingkungan yang ada
di sekitar kita. Tentu dengan koordinasi dan  pengaturan dari para camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarkat,” tukasnya. (maria)

Tinggalkan Balasan