Puluhan Kamar Kos di Bitung Ludes Dilalap Si Jago Merah

Bitung– Bencana kebakaran kembali terjadi di kota Bitung. Kali ini menimpa puluhan kamar kos dan satu unit toko milik Haji Samsu Ambotang, yang terletak di di Kelurahan Wangurer Timur Lingkungan V Kecamatan Madidir, samping kompleks perumahan Bea Cukai Bitung, atau tepatnya didepan PT Samudera Mandiri Sentosa Bitung, Juma (3/10) sekitar pukul 11.00 siang.

Akibat dari kebakaran tersebut, puluhan kamar kos dan sebuah toko ludes terbakar dilalap si jago merah. Cuaca yang panas menyengat disertai angin kencang, membuat api yang berasal dari bangunan rumah kos-kosan samping toko Sumber Motor dengan cepat menjalar menghanguskan seluruh bangunan dan merambat ke dalam bangunan toko atau ruko tiga lantai tersebut. Sejumlah saksi mata mengatakan, awal api berasal dari kamar kos yang ditinggal penghuninya dibagian tengah bangunan dan dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan serta menghanguskan sedikitnya 24 kamar kos serta toko Sumber Motor disampingnya.

“Api berasal dari bagian tengah bangunan, tapi karena rumah kosnya terbuat dari kayu, makanya api cepat membesar dan menyebar,” ujar Benny, warga sekitar lokasi kejadian. Api baru padam sekitar dua jam kemudian, ketika empat unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bitung dibantu beberapa warga yang bahu-membahu memadamkan api. Kapolres Bitung, AKBP Harry Sarwono, SIK melalui Wakapolres, Kompol Iwan P Manurung SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Dari hasil sementara olah tempat kejadian, api berasal dari salah satu kamar kos yang ditinggal penghuninya. Penyebab terjadinya kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 juta, yang terdiri atas 1 unit toko Sumber Motor dan rumah kos 24 kamar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelas Manurung, sembari menambahkan bila pihaknya masih terus mendalami akibat terjadinya musibah kebakaran ini. Sementara, akibat kebakaran ini, arus lalu lintas disepanjang jalur utama di Wangurer Timur ini sempat macet karena kepadatan kendaraan. (Hezky)

Tinggalkan Balasan