Minahasa – Setelah sekian lama beroperasi di wilayah Sulawesi Utara, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong, akhirnya memberikan kontribusi bagi hasil bagi keuangan daerah Kabupaten Minahasa sebagai wilayah kuasa pertambangan (WKP).
Kepala Dinas Energy Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Minahasa, Drs Donald Wagey MBA, ketika ditemui Cybersulutnews.co.id, Kamis (20/11) membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, peraturan Menteri Keuangan telah diterima Pemkab Minahasa, sehingga bagi hasil sekitar 30 persen untuk dibagi semua Kabupaten/ Kota di Sulawesi Utara, sudah diterima Minahasa.
“Untuk Minahasa sendiri sudah menerima bagi hasil langsung dari pemerintah pusat melalui Kementrian ESDM dan Kementrian Keuangan RI sebesar Rp 781 juta. Pembagian ini memang tidak merata karena disesuaikan dengan letak wilayah,” terang
Sementara, bagi hasil ini dipastikan meningkat bila sumur injeksi di wilayah Tompaso nantinya bisa beroperasi. Hal ini tentunya akan membawa keuntungan besar bagi Minahasa dan dampak positif bagi masyarakatnya.
“Kalau kedepan nanti sumur injeksi di Tompaso beroperasi termasuk pembangkit listriknya, tentu akan lebih besar pemasukkan bagi keuangan daerah Minahasa,” ujarnya.(fernando lumanauw)














