Minahasa – Sebanyak tiga kios di komplek Pasar Atas Tondano, tepatnya di Kelurahan Wawalintouwan Lingkungan V, Kecamatan Tondano Barat, Minggu (03/02) dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA, ludes terbakar.
Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut, namun kios milik Keluarga Sumendap-Mandolang yang disewakan kepada Arsyad, kios milik Maridim dan kios milik H Amran yang disewakan kepada Sudirman Djafar ini, diduga terbakar akibat arus pendek listrik.
Menurut keterangan saksi mata yakni Arsyad yang menyewa salah satu ruko yang terbakar tersebut mengatakan, awalnya dirinya sedang saat terlelap tidur. Tiba-tiba, dirinya terbangun karena dikagetkan dengan suara-suara dari belakang kios yang menyerupai orang sedang membongkar kios.
“Saya terbangun karena mendengar ada suara ribut. Ketika saya mencari sumber suara itu ternyata ada nyala api dan api mulai dari antara kios saya dan kios Sudirman Djafar. Saya kemudian berisaha memadamkan api, tapi api semakin membesar dan saya berlari keluar sambil berteriak mencari pertolongan,” terang Arsyad.
Mendengar teriakan orang minta tolong, anggota Polsek Tondano yang sedang piket di Mapolsek yang tak jauh dari lokasi kejadian, yakni Aiptu A Kapele dan Brigadir Rivo Sakul, langsung segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Ketika melihat api semakin membesar, Kepala SPKT Polsek Tondano segera menghubungi SPKT Polres Minahasa untuk menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Minahasa.
Lima unit Damkar dibawah pimpinan Kepala Dinas Damkar Minahasa Alex Mamesah SSTP, bersama 30 personil langsung turun ke TKP berusaha memadamkan api dan berusaha agar api tidak meluas. Kurang dari 30 menit api kemudian dapat dikuasai.
Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, melalui Kasubag Humas Polres Minahasa AKP Hilman Rohendi, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Polisi sudah mengambil tindakan dengan mendatangi TKP dan memasang garis Polisi. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kami sementara melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran ini,” tukasnya.
Sementara, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 1 Miliar.(fernando lumanauw)




















