Minahasa – Sebanyak 17 rumah di Desa Toliang Oki Kecamatan Eris, rusak parah diterjang angin puting beliung, Jumat (07/04) siang sekitar pukul 13.00 Wita. Bahkan, rumah milik Hukum Tua Desa Toliang Oki Jeane Pakasi, ikut terkena dampak bencana ini.
Herman Laluan, salah warga setempat yang menjadi korban bencana angin puting beliung ini mengatakan, kejadianya terjadi secara tiba-tiba, sebab cuacanya waktu kejadian dalam keadaan panas terik.
”Waktu kejadian, saat itu saya sementara menutupi bibit tanaman. Tiba-tiba, ada kumpulan awan tebal disertai bunyi yang begitu kencang, melihat itu saya memanggil istri dan cucu yang masih ada dalam rumah untuk keluar rumah, beruntung kami masih sempat keluar jika tidak mungkin akan ada korban jiwa,” ujarnya.
Saksi lain, Graice Lumenta mengatakan, sebelum kejadian, ada bunyi menyerupai mesin. Dirinya semula mengira itu bunyi mesin Perahu Nelayan yang akan mencari ikan di danau. Ketika dilihat, ternyata angin yang cukup besar sementara mengarah kerumahnya.
“Waktu saya melihat keluar jendela, saya kaget karena ada gumpalan angin yang cukup besar sementara mengarah ke rumah saya. Saya bersama kedua anak saya langsung berbegas lari keluar rumah menyelamatkan diri, ” tukasnya.
Terkait kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa dan Dinas Sosial Kabupaten Minahasa, langsung terjun ke lokasi kejadian dengan membawa sejumlah bantuan bagi masyarakat yang terkena terkena dampak bencana.
“Bantuan yang diberikan untuk sementara berupa kasur matras, selimut, sembako dan makanan instan, juga gula dan mie instan serta minyak goreng,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Minahasa Atler Lontaan.
Sementara, Hukum Tua Jeane Pakasi mengatakan, untuk kebutuhan yang diperlukan masyarakat yang mengalami musibah saat ini adalah, bahan bangunan untuk membangun kembali rumah tinggal mereka.
”Masyarakat membutuhkan bahan bangunan berupa seng, totara, triplex serta dana guna sewa pembuatan kembali rumah yang rusak,” kata Pakasi.(fernando lumanauw)




















