Antisipasi Kebakaran Hutan, Dishutbun Tomohon Turunkan Tim ke Lapangan

Royke Roeroe
Royke Roeroe

Tomohon – Datangnya musim kemarau yang berkepanjangan membuat pemerintah mulai mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan. Untuk itu, Pemkot Tomohon melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kota Tomohon langsung menurunkan tim langsung ke lapangan guna memeriksa kawasan hutan lindung yang ada di kota itu.

“Tim ini sudah 1 bulan bertugas di lapangan dimana tugas mereka selain mengantisipasi kebakaran hutan, sekaligus mengamati pembangunan dan pertanian dari masyarakat yang sudah masuk kawasan hutan lindung,” ujar Kepala Dishutbun Kota Tomohon, Royke Roeore kepada wartawan, Rabu (15/10).
Ditanya apakah selama pemantauan, tim menemukan adanya kejadian kebakaran hutan dan penyerobotan lahan hutan lingdung, Roeroe mengatakan, ada satu yang ditemukan. Kasus yang ditemukan adalah adanya warga Tinoor yang mulai mengkapling lahan di kawasan hutan lindung.

“Memang ada ditemukan warga mulai membersihkan lahan kawasan hutan lindung untuk diolah menjadi lahan pertanian. Namun itu sudah kami tindaklanjuti,” tandas Roeroe.

Dikatakan Roeroe, dalam pengawasan hutan ini, jumlah personil Polisi Kehutanan (Dishut) sangat terbatas karena hanya berjumlah 25 orang untuk mengawasi 3.590 hektar hutan lindung. Untuk itu, peran serta dari pemerintah kelurahan dan warga sekitar kawasan hutan lindung sangat diperlukan. “Laporan dari pemerintah kelurahan sangat kami perlukan karena kejadian itu berada di wilayah mereka,” tambahnya.(maria wolajan)

Tinggalkan Balasan