Minahasa – Kesadaran masyarakat khususnya di Kabupaten Minahasa, dalam membuang sampah rumah tangga, dinilai masih kurang. Hal ini terbukti masih banyaknya sampah berserakan di titik-titik tertentu di pinggir jalan raya, khususnya di wilayah luar Kota di Kabupaten Minahasa.
Hasil pantauan CSN, Selasa (01/04), salah satunya di daerah objek wisata aset berharga Kabupaten Minahasa, yakni Goa Jepang, Desa Tonsealama Kecamatan Tondano Utara, yang kondisinya tampak memprihatinkan karena seperti tempat pembuangan akhir sampah.
Hukum Tua Desa Tonsealama, Joice Wenas ketika ditemui, mengaku kewalahan. Menurutnya, sampah tersebut sudah beberapa kali dibersihkan lewat swadaya kerja bakti masyarakat setempat, namun tetap saja bertambah banyak setiap hari.
“Ini bukan sampah dari masyarakat sini, tapi sampah yang dibuang masyarakat dari daerah luar Kecamatan Tondano Utara. Dihari libur kemarin, kami melakukan kerja bakti di wilayah tersebut dan memang sampahnya sangat banyak,” ujarnya sembari berharap kesadaran masyarakat.
Sementara, Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa, Christian Vicky Tanor SPi MSi, ketika dikonfirmasi terkait permasalahan sampah ini mengatakan, dirinya akan meninjau lokasi tersebut dan siap mengambil tindakan.
“Memang untuk mengatasi masalah sampah ini butuh kesdaran tinggi dari masyarakat. Namun, kami akan berupaya semaksimal mungkin mengatasi hal ini,” ujar Tanor.(fernando lumanauw)




















