
Manado- Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Maurits Berhandus mengatakan masih banyak koperasi di Sulawesi Utara (Sulut) sudah tidak sehat lagi.
Menurutnya, koperasi yang sudah tidak sehat lagi tersebut harus mendapat tindakan yang tegas secepatnya.
“Kami akan meminta petunjuk mengenai koperasi yang tidak sehat. Langkah apa yang akan diambil, apa koperasi tersebut dibubarkan atau gimana,” katanya.
Lanjut ia katakan, semua kepala dinas koperasi (diskop) se-Indonesia akan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta 9-12 Desember 2013 mendatang. Dalam rakornas tersebut, bakal membicarakan perkembangan koperasi di tahun ini.
“Di sana kami akan melakukan evaluasi mengenai program selama satu tahun ini dan juga menyusun untuk program tahun depan,” kata Berhandus usai kegiatan rapat persiapan pra rakornas tahun anggaran 2013 di Hotel Travelo Manado, Jumat (06/12).
Dinas Koperasi dan UMKM Sulut sendiri akan mengajukan beberapa pertanyaan dalam rakornas tersebut, diantaranya mempertanyakan kepada pemerintah pusat dalam hal pemberian bantuan. “Ada bantuan yang mengalir langsung ke kabupaten/kota, tak diberitahukan terlebih dahulu ke propinsi. Bahkan ada pula yang langsung ke koperasinya. Nah, ini yang akan kami pertanyakan di sana, mungkin lebih pada koordinasi,” ujar Berhandus.
Tak ketinggalan, instansi ini juga akan mempertanyakan mengenai penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Karena banyak masyarakat yang mengeluh di lapangan mengenai penyerapan KUR ini,” tuturnya.
Hadir dalam pra rakornas ini, semua kepala dinas koperasi se-kabupaten/kota di Sulut. “Karena dalam rakornas tak bisa diwakili, harus kepala dinasnya langsung,” pungkas Berhandus.(Nancy)


























