
Manado- PT Bank Negara Indonesia (BNI) sangat peduli dengan korban banjir bandang yang menimpah Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim mengatakan BNI sangat peduli dengan keadaan yang dialami masyarakat Kota Manado. “BNI selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) wajib peduli dan membantu mereka yang dilanda bencana. Dan BNI sudah teruji gerak cepat untuk membantu bencana,” katanya.
Katanya, dalam hal ini, tim kami sudah cepat tanggap. “Mereka sudah tau apa yang harus dilakukan,” katanya. Lanjut ia katakan, memang saat ini banyak sekali bencana yang menimpah Indonesia. “Hampir semua daerah yang terkena musibah banjir, tanah longsor dan letusan gunung berapi, semuanya kami bantu namun sampai saat ini bantuan terbesar kami berikan di Kota Manado,” jelasnya.
Katanya, BNI akan selalu siap dalam membantu mereka yang tertimpa musibah. “Bukan hanya hari ini, jika masih dibutuhkan masyarakat Kota Manado, kami akan selalu siap,” jelasnya. Untuk para pegawai BNI, katanya yang tertimpa bencana sudah pihaknya ungsikan dan mengamankan aset bank agar supaya operasional perbankan tidak terhambat. “Untuk Kantor BNI Kanaka, saat ini sudah bisa beroperasi lagi,” ujarnya.
CEO Wilayah Manado, Hermita mengatakan mulai hari ini hingga beberapa hari kemudian BNI akan terus membuka posko peduli banjir bandang Manado. “Hari ini ada dua posko BNI peduli banjir bandang Manado yakni di Dendengan Dalam dan Tikala,” katanya. Dalam pokso BNI tersebut disediakan sejumlah paket bahan pokok, obat-obatan dan makanan yang siap dimakan. “Kami menyiapkan obat-obatan vitamin untuk warga sekitar agar vitalitas tubuh selalu terjaga karena banyak pekerjaan setelah banjir,” jelasnya.
Kedepan, katanya BNI akan membicarakan dengan pemerintah kota untuk melakukan kerjasama agar menyiapkan taman kota dengan resapan air yang bagus. “Bukan hanya Pemda, juga masyarakat harus memikirkan kelestarian alam dan lingkungan sekitar agar banjir seperti ini tidak akan terjadi lagi,” jelasnya.(Nancy)




















