Minahasa – Sejumlah jabatan eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa yang sebelumnya diisi pelaksana tugas, kini terisi.
Hal ini menyusul pelantikan yang dilakukan Bupati Minahasa, Dr Robby Dondokambey SSi MAP, Kamis (23/07), di ruang sidang Kantor Bupati, Tondano.
Enam pejabat yang dilantik mendapat promosi pada jabatan baru dimaksud yakni, Carlo Wagey SH, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Hukum
Sekretariat Daerah
Kabupaten Minahasa, dilantik sebagai Staf Ahli Bidang
Pemerintahan, Hukum Dan
Politik Sekretaris Daerah
Kabupaten Minahasa.
Selanjutnya, Denny Steven Mangundap SS, sebelumnya sebagai Kepala Bagian Umum
Sekretariat Daerah
Kabupaten Minahasa, mendapat jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi,
Keuangan Dan
Pembangunan Sekretaris
Daerah Kabupaten Minahasa.
Denny Paultje Richard Kojansow SP, yang sebelumnya sebagai Sekretaris Badan
Kesatuan Bangsa Dan
Politik Kabupaten Minahasa, kini dilantik menjadi Kepala pada Badan tersebut.
Selanjutnya ada Shandro Arter Mogot SE MSi, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Minahasa, yang kini menjadi Kepala pada Badan tersebut.
Sementara, Rivai Mamoto ST, yang sebelumnya sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Minahasa, kini dilantik sebagai Kepala Dinas pada dinas itu.
Kemudian, ada Agustina Mangundap SE, Camat Tondano Barat yang kini dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan
Perempuan Dan
Perlindungan Anak
Kabupaten Minahasa.
Pelantikan Eselon II ini dilakukan setelah melewati serangkaian proses panjang. Pemkab Minahasa yang saat ini menggunakan sistem Manajemen Talenta, harus memilih figur yang tepat untuk mengisi jabatan-jabatan strategis.
Bupati RD, usai melantik para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini berharap, formasi baru ini dapat menambah daya gedor dalam pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Minahasa.
“Mari bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan ini bukan hadiah. Melainkan hasil dari proses pertimbangan evaluasi, kompetensi, integritas, pengalaman memimpin organisasi untuk pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati lalu menegaskan agar pejabat jangan diatur oleh bawahan. “Yang paling saya ingatkan. Kalau jadi pejabat, jangan mau diatur oleh bawahan,” tandas Bupati.
“Bangun koordinasi yang baik dengan seluruh rekan perangkat daerah. Juga bangun hubungan baik dengan bawahan. Berikan contoh pejabat yang mampu melakukan tanggung jawab dengan tepat, cepat dan penuh integritas,” pungkasnya.
Turut hadir, Ketua TP PKK Minahasa Martina Dondokambey Lengkong SE, Sekretaris Daerah Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, Forkopimda Minahasa, serta jajaran Pemkab Minahasa dan tamu undangan.(fernando lumanauw)






















