Minahasa – Rixi Palapa (20), warga Kelurahan Walian Lingkungan III Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon, Senin (18/04) sekitar pukul 08.00 Wita, meregang nyawa setelah sepeda motor jenis Honda CB 150 R bernomor Polisi DB 2197 GI yang dikendarainya mengalami kecelakaan karena bersenggolan dengan sepeda motor jenis Yamaha Vixion bernomor Polisi DB 234 AH yang dikendarai Toar Langi (18), warga Kelurahan Wenang Selatan Lingkungan IV Kecamatan Kota Manado.
Irwan (20), salah satu saksi menuturkan, kejadian yang terjadi di depan GOR UNIMA Kelurahan Tataaran Patar Kecamatan Tondano Selatan tersebut terjadi tepat didepan lokasi dimana dirinya berjualan. Menurutnya, kedua sepeda motor itu datang dari arah Tataaran menuju ke arah Remboken, sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
“Tiba-tiba saja ada motor jatuh dan terlempar ke arah saya. Beruntung motor tidak mengenai saya karena terhalang pohon dimana korban tertahan di pohon tersebut. Saya memang tidak melihat secara langsung kejadian itu seperti apa tapi, dari arah berlawanan kedua kendaraan yang bersenggolen itu ada mobil yang datang sehingga saya menduga salah satu motor hendak menghindari mobil yang datang kemudian terjadi tabrakan,” ujarnya.
Sementara, Toar salah satu korban selamat ketika dimintai keterangan saat sedang berada di Mapolres Minahasa menuturkan, dirinya awalnya hendak menuju Kampus UNIMA dari arah Tataaran. Tiba-tiba, tepat berada hampir di depan GOR UNIMA, motor yang dikendarainya ditabrak dari arah belakang oleh motor Rixi yang diduganya hendak mendahului.
“Kami sama-sama dari arah Tataaran menuju arah Remboken. Tiba-tiba motor saya ditabrak dari arah belakang kanan yang akhirnya membuat kami berdua terjatuh,” ujar Toar.
Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumondor SIK MSi melalui Kasat Lantas Polres Minahasa Risno Luas SSos membenarkan adanya kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut. Kepada Cybersulutnews.co.id, Luas menuturkan, informasi yang diperoleh pihakanya mengenai kronologi kejadian tersebut memang masih cukup minim.
“Saksi yang ada di TKP sangat minim dan tak ada yang melihat secara pasti bagaimana kejadinannya. Kronologi kejadian yang kami peroleh baru sebatas keterangan dari Toar, salah satu korban kecelakaan. Kami masih sementara menyelidiki kasus ini dengan mencari saksi-saksi lain yang kebetulan ada di TKP,” ujar Luas.
Sedangkan, kondisi korban meninggal itu sendiri mengalami luka dibagian tangan, wajah dan dahi serta mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.(fernando lumanauw)




















