Tomohon – Alokasi Dana Khusus (DAK) Kota Tomohon tahun 2016 dari pemerintah pusat mengalami penurunan yang jauh dibanding tahun 2015.
“Dari total Rp 29,8 miliar yang diajukan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hanya Rp 2,2 miliar yang disetujui atau kurang dari 10 persen dari total yang diajukan. Sedangkan tahun 2015, DAK Tomohon yakni Rp 14 miliar,” kata Kepala Dikda Tomohon Drs Gerardus Mogi belum lama ini.
Alasan dipangkasnya dana DAK ini karena pemerintah pusat mengalokasikan dana ke daerah lain yang masih membutuhkan.
“Kami mengusulkan Rp 29 miliar itu melingkupi SD, SMP, SMA dan SMK, tapi yang disetujui oleh Kementerinan Pendidikan hanya Rp2,2 miliar,” kata Mogi.
Dengan kondisi itu sejumlah rencana pembangunan infrastruktur pendidikan terpaksa ditangguhkan terlebih dulu. Padahal lanjut Mogi dari proposal yang diajukan dirinci kebutuhan dana yakni Rp 11,8 miliar untuk SD, Rp 12 miliar untuk SMP, Rp 2,5 untuk SMK, dan Rp 3,5 miliar untuk SMA.(mar)




















