Minahasa – Naas dialami pemuda Gian Waani (20), warga Desa Wolaang Jaga V Kecamatan Langowan Timur.
Diduga hanya karena masalah sepele, dirinya tewas bersimbah darah dengan dua tikaman dipinggir jalan Desa Walantakan Kecamatan Langowan Utara, oleh HS alias Kia (21) warga Desa Karumenga Jaga 1 Kecamatan Langowan Utara, Rabu (23/09) dini hari tadi sekitar pukul 00.45 wita.
Informasi diperoleh Cybersulutnews.co.id, kejadian ini berawal saat korban bersama dua orang temannya datang dari Wolaang hendak menuju ke Walantakan, setibanya korban dan temannya di Walantakan, bertemu dengan tersangka bersama satu orang temannya.
Setelah sempat saling tegur dan komunikasi, entah siapa yang memulai, singkat cerita kemudian terjadi adu mulut yang berujung pada aksi saling pukul antara korban dan tersangka.
Saat saling pukul, diduga saat itulah tersangka lalu mencabut badik panjang sekira 30 cm dan menyarangkan dibagian kiri perut korban yang menembus ke perut bagian kanan, hingga korban terjatuh.
Usai menikam korban, tersangka lalu melarikan diri ke rumahnya, sementara korban oleh warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melarikannya ke RS Budi Setia Langowan.
Tersangka kemudian akhirnya dijemput petugas Polsek Langowan Timur dirumahnya, sekitar pukul 01.00 wita, usai mendapat laporan dari warga.
Terkait hal ini, Kapolres Minahasa AKBP Ronal Rumondor SiK melalui Kapolsek Langowan Timur, AKP Sammy Pandelaki, membenarkan kejadian tersebut.
“Tersangka bersama barang bukti berupa sebilah badik sudah kami amankan. Kami sudah melakukan olah TKP dan sementara mengembangkan kasus ini dengan mengumpulkan keterangan saksi, karena di lokasi kejadian ini ada lebih dari dua orang dan juga ada dua korban, dimana satu korban saat ini sementara dirawat di RS Kandouw Malalayang akibat luka tikaman juga,” tukasnya.(fernando lumanauw)




















