Manado – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara melakukan penggalian potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sejumlah tambang emas di daerah Nyiur Melambai.
Dua hari berturut, Rabu dan Kamis (30,31/03/2022) tim Bapenda Sulut yang dipimpin langsung Kepala Bapenda Sulut, Olvie Atteng, turun lapangan di sejumlah tambang emas di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Bolaang Mongondow Timur.
Kegiatan turun lapangan mengejar PAD diawali dengan Identifikasi potensi Pendapatan Daerah Pajak dan Retribusi di lokasi Tambang Emas PT SEJ dan PT HWR Ratatotok Mitra pada Rabu (30/03/2022). Dalam kesempatan ini, Atteng didampingi Kabid Retribusi dan PLL Voura Kumendong, Kepala UPTD Mitra Harold Lumempouw dan staf, diterima oleh manajemen dua perusahaan tersebut.
Keesokan hari, Kamis (31/03/2022) tim melanjutkan kunjungan lapangan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Diawali dengan berkunjung di PT Arafura Surya Alam. Di sini, manajemen menerima Tim Bapenda dan menjelaskan ruang lingkup operasional mereka terutama yang berkaitan dengan kontribusi mereka terhadap PAD Sulut.
Selanjutnya Tim Bapenda melanjutkan Penggalian potensi PAD PAP di Tambang Emas koperasi Nomontang Lanud.
Patut diketahui bahwa untuk mengejar pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah tambang, Atteng dan tim harus melakukan perjalanan naik turun gunung dan melawan terik matahari dan udara panas Mitra dan Boltim.
Meskipun melelahkan namun Tim Bapenda mengaku puas karena bisa mengoptimalkan PAD. Ini tergambar dari postingan Kabid Retribusi dan PLL Bapenda Sulut, Voura Kumendong lewat laman Facebook-nya :
“Tim yang tangguhšŖ naik turun gunung asyiiiik š berhasil membawa pulang $ utc PAD dan akhirnya Finish Tks GODšš,”



















