Dishub Mitra Diminta Untuk Berlakukan Jalur Satu Arah

Kadis Hubkominfo Mitra Hans Mokat
Kadis Hubkominfo Mitra Hans Mokat

Mitra-Warga Kabupaten Mitra kembali mempertanyakan komitment, soal  kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) yang beberapa waktu lalu melakukan rekayasa atau ujicoba jalur satu arah namun tidak dipatenkan.

Padahal menurut warga, ujicoba yang dilakukan walaupun hanya seminggu namun membuahkan hasil yang sangat siginifikan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi.

“Seharusnya jalur satu arah dipatenkan karena bisa mengatasi macet, apalagi di jalur pasar Ratahan yang selalu macet saat hari-hari pasar,” ungkap warga yang enggan menulis namanya.

Dilanjutkannya pemberlakuan sistem satu arah kalau bisa diberlakukan kembali agar kemacetan di pasar boleh dihindari. “Pemerintah harus cepat, apalagi jelang hari raya ini,” ujarnya.

Sementara itu Kadis Perhubungan Mitra, Hans Mokat mengatakan Dishub sendiri juga mempertimbangkan berbagai aspek terkait topografi jalan Mitra, khsusnya ibu pusat kota yang berlandai. Bahkan jalur alternatif juga banyak yang rusak atau berlubang. “Sebab ada juga keluhan dari pengguna jalan, kalau jalur alternatif yang digunakan  masih dalam keadaan rusak. Sehingga bisa mengakibatkan kerusakan pada kendaraan dan mengancam keselamatan,”jelas Mokat
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya harus mempertimbangkan terlebih dahulu dalam mengambil langkah. Sebab, menurut dia, aspek keselamatan pengguna jalan sangat penting diperhitungkan.
Untuk itu, dalam menghindari terjadinya macet khsusunya diseputaran kota Ratahan, yang notabene pusat ibu kota Mitra,petugas-petugas di beberapa daerah rawan macet. Akan diefektifkan. “Seperti di jalan arah ke puskesmas, lingkaran pasar dan jalur kantor bupati dan juga kemungkinan sewaktu-waktu di depan bank sulut. Memang tingkat kemacetan sering terjadi di daerah pasar apalagi di hari-hari pasar,” tandas Mokad. (Alfian Jay)

 

Tinggalkan Balasan

News Feed