Minahasa – Bentuk antisipasi pohon tumbang yang dapat membahayakan jiwa pengendara kendaraan bermotor di jalan raya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Minahasa, melakukan kerja bakti menebang pohon di jalur utama, di Kelurahan Tataaran II Kecamatan Tondano Selatan menuju Kota Tomohon, Jumat (09/12) pagi.
Kerja bakti dengan membersihkan dahan-dahan pohon yang berpotensi tumbang dan menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan ini dipimpin langsung Kepala Satlantas Polres Minahasa AKP Ferdinand Runtu SH, dengan melibatkan seluruh personil Satlantas.
Dikatakan Runtu, ancaman dahan pohon patah ataupun tumbang ini memiliki kecenderungan terjadi sebab pohon Trambesi yang ada di pinggiran jalan ini sangat rapuh apalagi saat basah karena hujan, sehingga perlu ada pencegahan dini sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Ini merupakan program ‘clean and clear’ dalam rangka menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, terlebih antisipasi Natal Nasional 2016 yang akan terfokus di wilayah Tondano. Dimana diakhir tahun ini diperkirakan kita mengahadapi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang yang berpotensi mengakibatkan pohon tumbang ataupun dahan pohon patah dan jatuh ke jalan. Sehingga, perlu ada langkah antisipasi atau pencegahan dini terhadap pohon-pohon maupun dahan pohon yang berkemungkinan tumbang di jalur utama yang tentunya sangat berbahaya bagi pengendara tersebut,” terang Runtu.
“Ini kita lakukan untuk kenyamanan pengendara di jalan agar tidak terlalu khawatir dengan pohon tumbang atau dahan patah dan jatuh di jalan,” ujar Runtu sembari mengingatkan kepada pengendara kendaraan bermotor agar tetap berhati-hati di jalan.
“Namun demikian kami juga tetap terus mengingatkan warga khususnya pengendara kendaraan bermotor agar senantiasa berhati-hati di jalan, mengingat cuaca kerap hujan disertai angin sehingga perlu ektra waspada,” pungkasnya.
Sementara, selain Satlantas Polres Minahasa, kerja bakti ini juga bekerja sama dengan personil PLN Ranting Tondano.(fernando lumanauw)




















