Dugaan Limbah RM Maengket Resahkan Warga Minut

Minut-Belum lama ini, sejumlah warga yang berada di seputaran Rumah Makan (RM) Pondok Ikan Maengket, tepatnya di Desa Manpanget Kecamatan Talawaan mengeluh. Pasalnya, dari belakang RM Pondok Ikan Maengket tercium aroma yang tidak sedap.

Tak tahan dengan kondisi tersebut, pekan kemarin sejumlah warga mendatangi Kantor Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Minut untuk mengadukan dugaan limbah yang berbau yang keluar dari RM Pondok Ikan Maengket.

Hal ini diungkapkan Kepala BPLH Minut Ir Danso Ayhuan, Senin (06/04/2015). Menurut Ayhuan, warga Desa Mapanget resah dengan aroma busuk tersebut. Sehingga mereka meminta BPLH untuk turun melakukan pengecekan di lokasi.

“Tentunya apa yang dikeluhkan oleh warga Desa Mapanget, patut kita tindaklanjuti. Sejak mereka mengadu, kita dari BPLH langsung membentuk tim untuk memantau lokasi yang dimaksud warga,” tutur Ayhuan.

Tidak menunggu lama, usai laporan warga, tim yang dipimpin langsung Kepala BPLH Minut Ir Danso Ahyuan, sangat kaget melihat kondisi pembuangan yang ada di RM Pondok Ikan Maengket.

“Pantasan saja bau tidak sedap dirasakan oleh warga. Dari temuan kita di lapangan, RM Pondok Ikan Maengket membuang bangkai ikan mati, dan sisa makanan di saluran air yang tersumbat sehingga tertampung menjadi limbah yang berbau tidak sedap,” ungkap Ayhuan.

Tak mau kecolongan, BPLH Minut langsung melakukan pemeriksaan terhadap RM Pondok Ikan Maengket, dan hasilnya ada berbagai masalah yang ditemukan terkait berdirinya RM Maengket tersebut.

“Ada beberapa syarat pembangunan RM Pondok Ikan Maengket yang bermasalah. Kita dari BPLH langsung memerintahkan pemilik RM untuk tutup sementara waktu, hingga proses atau syarat yang bermasalah itu diselesaikan,” terang Ayhuan.

Sayangnya, hingga pekan kemarin, walau sudah diperintahkan BPLH untuk menutup sementara aktifitas RM Pondok Ikan Maengket, namun sepertinya peringatan BPLH hanya jadi angin lalu.

“Saya sudah mengetahui itu, mereka belum memenuhi permintaan kita dari awal mengenai syarat berdirinya bangunan tersebut. Dalam waktu dekat ini, kita akan koordinasikan dengan pihak terkait untuk mengambil tindakan jika RM Pondok Ikan Maengket masih saja beroperasi dalam keadaan bermasalah,” tegas Ayhuan.(ecanamangge)

Tinggalkan Balasan