Manado- Gempa bumi dengan kekuatan 7,3 SR melanda Sulawesi Utara, Sabtu (15/11) sekitar pukul 10.31 Wita.
Pelak saja goncangan gempa yang cukup lama itu membuat masyarakat harus lari ke luar rumah maupun kantor atau gedung-gedung yang lain.
“Pas gempa tadinya anggap biasa, tapi karena makin kuat maka langsung cepat keluar rumah,” ungkap Alex Umboh warga Bahu, Kota Manado.
Malah Jeane yang warga Tondano ini langsung ditelpon orang tuanya yang khawatir dengan keadaan anaknya di Manado.
“Ayah tadi telpon tanya keadaan saya, tapi. Saya jelaskan gempa pusatnya bukan di Manado tapi di Maluku Utara. Itu lihat dari status teman-teman di Blackberrry,” katanya.
Sementara itu berbagai status mengenai gempa di sosial media begitu cepatnya mengudara. Status warga Sulut itu baik menunjukan kepanikan maupun yang sifatnya informatif mengenai pusat gempa yang terjadi di laut Maluku tersebut.
Informasi yang didapatkan cybersulutnews.co.id lewat BMKG kekuatan gempa 7,3 SR arah Lintang : 1.94 LU, Bujur :126.50 BT dan kedalaman 10 Km dengan pusat gempa di Utara laut Maluku dan berpotensi Tsunami.(Ficky Koloay)
























