Tomohon – Imbas kenaikan harga gas elpiji 12 kg sebesar Rp 5 ribu, harga gas elpiji ikut 3 kg merangkak naik. Dari pantauan di lapangan, Kamis (05/03), harga elpiji di pangkalan naik Rp 1000 dari harga normal Rp 18 ribu sehingga menjadi Rp 19 ribu.
“Saya membeli di warung gas elpiji menjadi Rp 20 ribu. Penjual mengatakan kenaikan harga sudah dari pangkalan, sehingga mereka harus menaikkan harga,” tutur Jane warga Tomohon.
Jane mengeluhkan kenaikan harga yang bertubi-tubi di semua barang kebutuhan pokok.
“Harga beras masih mahal dan sekarang harga gas elpijo juga ikutan naik. Pemerintah harus turun di lapangan memantau harga di lapangan,” keluhnya.
Kenaikan harga gas elpiji 3 kg ini indikasinya disebabkan konsumen banyak yang beralih dari gas elpiji 12 kg karena mahal.Alhasil terjadi kelangkaan di pasar.
“Kami akan memantau harga di lapangan, jika memang ada agen atau spekulan yang sengaja menimbun akan ditindak,” ujar Kabag Perekonomian Setda Kota Tomohon
Jeef Anes.(maria)


























