Minahasa – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, menggelar ibadah penghiburan di rumah duka Keluarga Roring-Waani, atas meninggalnya Almarhumah Sofijte Waani, Senin (30/3/26) di Desa Leilem Kecamatan Sonder.
Ibadah penghiburan orang tua dari Bupati Minahasa Periode 2018-2023, Dr Royke Octavian Roring MSi danDra Fenny Ch M Roring Lumanauw SIP ini, dihadiri langsung Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP, bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, serta Sekda Dr Lynda D Watania MM MSi, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny Martina Dondokambey-Lengkong SE.
Almarhumah tutup usia 93 tahun 1 bulan 11 hari pada Minggu, 29 Maret 2026. Diketahui, almarhumah merupakan ibunda tercinta dari mantan Bupati Minahasa periode 2018–2023, Bapak Royke Octavian Roring.
Kehadiran jajaran Pemkab Minahasa tersebut sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang sedang khawatir. Bupati menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas nama pribadi, keluarga, dan Pemkab Minahasa.
“Saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rumah Bapa di sorga, almarhumah Ibu Fietje Waani, dalam usia yang sangat dikecualikan,” ujarnya.
Kepergian seorang ibu, lanjut Bupati, merupakan kehilangan yang sangat mendalam bagi keluarga. Sosok ibu menurutnya, adalah pribadi penuh kasih yang telah merawat, membimbing, serta menjadi teladan dalam kehidupan keluarga.
“Namun sebagai orang percaya, kami percaya bahwa setiap kehidupan manusia berada dalam rencana Tuhan yang indah dan sempurna,” imbuhnya.
Bupati juga mengajak keluarga untuk bersyukur atas kehidupan panjang yang telah dijalani almarhumah, yang diwarnai dengan kasih, pengorbanan, dan keteladanan.
Dalam suasana duka tersebut, Bupati mengutip firman Tuhan dalam Yohanes 14:1: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.” Firman ini, menurutnya, menjadi penguat iman agar tetap memiliki pengharapan di tengah kesedihan.
Kepada keluarga besar Roring–Waani, Bupati menyampaikan untuk tetap kuat, tabah, dan terus bersandar kepada Tuhan. “Percayalah bahwa Tuhan akan memberikan penghiburan dan kedamaian sejahtera dalam menjalani hari-hari ke depan. Biarlah kenangan indah bersama mendiang menjadi kekuatan dan penghiburan,” ungkapnya.
Mengakhiri nasihatnya, Bupati berharap kasih dan damai sejahtera Tuhan selalu menyertai serta menguatkan seluruh keluarga yang berduka.(fernando lumanauw)




















