Minahasa – Kapolres Minahasa AKBP M Denny I Situmorang SIK memegaskan bahwa, tidak ada persoalan antara masyarakat Kelurahan Marawas dan Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tondano Utara, mereka baik-baik saja.
“Pasca kejadian pembunuhan di wilayah perkebunan Rombe, tidak ada persoalan antara warga masyarakat Marawas dan Kampung Jawa. Itu murni perbuatan oknum yang saat ini pelakunya sudah ditangkap dan sementara proses hukum,” ujar Kapolres kepada Cybersulutnews.co.id, Sabtu (20/06) malam, di Kelurahan Marawas.
Situmorang menambahkan, pihaknya menjamin keamanan aktifitas masyarakat kedua Kelurahan ini dan berjanji akan memproses hukum siapa saja yang coba-coba memprovokasi atau memanas manasi warga kedua Kelurahan ini, baik di media sosal maupun dari mulut ke mulut.
“Saya sebagai Kapolres menjamin keamanan dan ketentraman semua warga. Silakan lakukan aktivitas seperti biasa. Untuk persoalan lahan, sudah dibentuk Tim untuk menyelesaikan persoalannya. Siapa yang memprovokasi, akan kami proses secara hukum,” ujarnya.
Pantauan Cybersulutnews.co.id, Sabtu (20/06) malam, Kapolres Situmorang beserta jajarannya memfasilitasi pertemuan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta Pemerintah kedua Kelurahan tersebut, di salah satu rumah warga di Kelurahan Marawas.
Alfian Kiay Demak, warga Jaton menyatakan bahwa pihaknya tidak mengiginkan kejadian pembunuhan itu, sebab menurutnya warga Kampung Jawa dan Marawas sudah seperti keluarga. “Semoga persoalan ini cepat selesai. Kami terus berupaya untuk menjaga agar suasana tetap aman,” ujarnya.
Sementara, Ronny Kiroyan senada juga mengatakan bila pihaknya menyerahkan sepenehnya persoalan ini kepada penegak hukum. “Kami menyerahkan kasus ini pada proses hukum. Antara warga Marawas dan Kampung Jawa baik-baik saja dan semua beraktifitas seperti biasanya,” tukasnya.(fernando lumanauw)




















